SMPN 4 Janapria Terima Bantuan Revitalisasi Rp1,17 Miliar, Sejumlah Sarana Masih Dibutuhkan
LOMBOK TENGAH, Media Indonesia Times — SMP Negeri 4 Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mendapat bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari pemerintah dengan nilai Rp1.173.430.000. Bantuan yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana sekaligus menunjang proses pembelajaran di sekolah.
Berdasarkan papan informasi kegiatan, program revitalisasi tersebut dilaksanakan selama 120 hari kalender dan dikerjakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).
Kepala SMP Negeri 4 Janapria, H. Muchlisin, SH, mengatakan bantuan tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan sekolah terhadap sejumlah fasilitas penunjang pendidikan.
“Alhamdulillah, apa yang menjadi harapan kita bersama akhirnya terkabul. Bantuan ini sangat berarti untuk peningkatan pelayanan dan kegiatan pembelajaran di sekolah kami,” kata Muchlisin.




Dalam program tersebut, sekolah mendapatkan sejumlah fasilitas, di antaranya dua ruang kelas baru (RKB), rehabilitasi dua ruang kelas, penambahan toilet, serta pembangunan sumur bor.
Menurut Muchlisin, penambahan fasilitas sanitasi dan ketersediaan air menjadi kebutuhan penting karena harus disesuaikan dengan jumlah siswa.
“Jumlah toilet yang ada sekarang tidak sebanding dengan jumlah siswa. Karena itu, penambahan toilet dan sumur bor ini sangat kami syukuri,” ujarnya.
Masih Ada Usulan yang Belum Terealisasi




Meski menyambut baik bantuan revitalisasi tersebut, pihak sekolah menyatakan masih terdapat sejumlah kebutuhan yang belum dapat direalisasikan.
Kebutuhan itu antara lain ruang guru, perpustakaan, rehabilitasi ruang kelas, dan Laboratorium IPA.
Muchlisin mengatakan keberadaan perpustakaan yang layak dan nyaman menjadi bagian penting dalam mendukung program literasi sekolah. Selama ini, pengembangan fasilitas tersebut masih terkendala keterbatasan anggaran.
“Kami masih membutuhkan ruang guru dan perpustakaan. Perpustakaan yang baik dan nyaman diperlukan agar minat baca anak-anak meningkat. Memang ada anggaran melalui BOS, tetapi sangat terbatas,” katanya.




Ia juga menyebut kondisi sejumlah ruang kelas dan Laboratorium IPA membutuhkan perhatian lebih lanjut. Sebelumnya, kebutuhan tersebut telah masuk dalam usulan sekolah, tetapi belum seluruhnya memperoleh dukungan melalui program revitalisasi.
“Kami berharap pemerintah ke depan tetap memikirkan dan memperhatikan sekolah kami, karena masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi,” ujar Muchlisin.
Berharap Menjadi Awal Perbaikan
Muchlisin menegaskan, pihak sekolah akan berupaya memastikan bantuan yang diterima digunakan sesuai peruntukan dan memberikan manfaat bagi siswa maupun tenaga pendidik.




Ia berharap bantuan revitalisasi senilai Rp1,17 miliar tersebut menjadi momentum awal untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar di SMPN 4 Janapria.
“Semoga bantuan ini dapat dilaksanakan dengan baik, tepat sasaran dan tepat guna. Kami juga berharap ke depan pemerintah kembali memperhatikan kebutuhan sarana yang belum terealisasi,” katanya.
Menurut dia, dukungan berkelanjutan terhadap fasilitas pendidikan diperlukan agar proses pembelajaran berjalan lebih optimal dan pelayanan kepada peserta didik semakin baik.
(Ruslan).




⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati