Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati
POHUWATO — Dukungan terhadap rencana aksi damai yang mendesak pencopotan Sukrianto Puluhulawa dari jajaran manajemen Pani Gold Mine kembali menguat.
Hal tersebut terlihat dalam percakapan grup WhatsApp Diskusi Seputar Pohuwato. Wakil Bupati Pohuwato yang tercantum dalam grup dengan nama “Wakil Bupati Pohuwato (IA)” menyatakan kesediaannya untuk ikut turun dalam aksi.




Dalam percakapan tersebut, Wakil Bupati menulis, “Kapan mo turun ini saya ikut dong,” disertai sejumlah emoji dukungan.
Pesan tersebut kemudian mendapat respons dari anggota grup. Salah seorang di antaranya menyampaikan, “Besok kami jemput Pak Wabup di Kantor Bupati,” sebagai bentuk kesiapan mengajak Wakil Bupati hadir bersama masyarakat.




Anggota grup lainnya, Badun Yonu, juga menyatakan siap menjemput pimpinan daerah tersebut. Ia menyebut pihaknya akan membawa pemimpin mereka yang disebut sebagai “orang tua” untuk hadir bersama masyarakat Pohuwato.
Pernyataan Wakil Bupati ini muncul di tengah polemik yang kembali memanas antara masyarakat penambang tradisional dengan pihak Pani Gold Mine.




Kini, rencana aksi damai yang melibatkan sejumlah organisasi masyarakat dan kepemudaan di Pohuwato diperkirakan bakal mendapat perhatian lebih besar dengan adanya sinyal dukungan dari Wakil Bupati Pohuwato.
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Medicaid Expansion Improves Hypertension and Diabetes Control
Kombes Pol Rama Samtama Putra Pamit, Aktivis dan Masyarakat Banyuwangi Merasa Kehilangan