Cuaca
Memuat cuaca...
Opini

RETORIKA TANPA EKSEKUSI ADALAH PENGKHIANATAN TERHADAP MANDAT RAKYAT

RETORIKA TANPA EKSEKUSI ADALAH PENGKHIANATAN TERHADAP MANDAT RAKYAT
Herman Sjahthi, S.H., M.Pd., M.Th., CBC.
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.

Kunjungan Ketua Komisi IV DPR RI, *Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto)*, ke kawasan Tumpang Pitu Banyuwangi menjadi momentum yang memperlihatkan begitu lantangnya suara salah satu anggota Komisi IV DPR RI dan suara anggota DPRD Banyuwangi. Berbagai pernyataan keras dilontarkan mengenai dugaan pelanggaran lingkungan, tata kelola pertambangan, hingga keberpihakan kepada masyarakat. Namun, dalam perspektif hukum tata negara demokrasi, *konstitusional tidak mengukur kualitas seorang legislator dari volume suaranya, _melainkan dari efektivitas pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran_ sebagaimana diamandatkan Pasal 20A Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD beserta perubahannya.* _"Retorika yang tidak diikuti tindakan konkret merupakan kemunduran kualitas demokrasi dan berpotensi menjadi sekadar panggung politik.*_

Anda belum membaca semua isi berita ini
Ti
Editor Tim Redaksi

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN