GIIAS Bandung 2026 Dorong Konsumen Uji Teknologi Otomotif Terkini Langsung di Lintasan
BANDUNG — Media Indonesia Times | GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026 tidak sekadar menjadi etalase kendaraan terbaru, tetapi juga menghadirkan pengalaman langsung bagi konsumen untuk mengenali teknologi, performa, kenyamanan, hingga karakter berkendara kendaraan yang tengah menjadi pilihan pasar.
Memasuki hari ketiga penyelenggaraan, Jumat (11/9/2026), area test drive dan test ride menjadi salah satu magnet utama GIIAS Bandung 2026 yang berlangsung pada 9–13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom, Bandung.




Kehadiran 19 merek kendaraan global, termasuk lima merek yang baru hadir maupun kembali berpartisipasi, memperlihatkan semakin kompetitifnya pasar otomotif Jawa Barat. Di tengah perubahan preferensi konsumen dan berkembangnya teknologi elektrifikasi, kesempatan mencoba kendaraan secara langsung menjadi semakin penting sebelum konsumen mengambil keputusan pembelian.
Project Director GIIAS The Series, Abiyoso Wietono, mengatakan fasilitas test drive dan test ride dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyata kepada pengunjung.




“Melalui area test drive dan test ride, GIIAS Bandung 2026 memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menguji performa, kenyamanan, serta teknologi kendaraan secara langsung. Ini menjadi momen tepat yang dapat membantu masyarakat menentukan kendaraan pilihan sebelum memutuskan untuk membeli,” ujar Abiyoso.
Dari perspektif industri, program tersebut memiliki nilai strategis karena keputusan membeli kendaraan tidak hanya ditentukan oleh desain dan spesifikasi di atas kertas. Konsumen juga membutuhkan pembuktian mengenai bagaimana teknologi bekerja ketika kendaraan dikemudikan secara langsung.




Hal itu semakin relevan dengan semakin beragamnya teknologi yang ditawarkan industri otomotif, mulai dari kendaraan listrik, teknologi hybrid, sistem bantuan berkendara, konektivitas, hingga berbagai inovasi pada aspek kenyamanan dan keselamatan.
GIIAS Bandung 2026 menyiapkan 42 unit kendaraan untuk program test drive dan test ride, terdiri atas 37 unit mobil dan lima unit sepeda motor.




Untuk kendaraan roda empat, penyelenggara menyediakan lintasan test drive sepanjang sekitar 3,2 kilometer di kawasan sekitar Sudirman Grand Ballroom. Lintasan tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk merasakan kendaraan dalam kondisi berkendara yang lebih representatif dibandingkan sekadar melihat unit di dalam ruang pamer.
Sementara itu, area test ride sepeda motor berada di area venue pameran dengan lintasan yang dilengkapi obstacle. Konsep ini memungkinkan pengunjung merasakan langsung kelincahan, responsivitas, pengendalian, serta karakter suspensi kendaraan roda dua.




Dari Etalase Menjadi Pengalaman Konsumen
Daftar kendaraan yang dapat diuji menunjukkan luasnya pilihan teknologi yang kini ditawarkan pasar otomotif Indonesia.




Pada kategori mobil, pengunjung dapat mencoba BAIC BJ30 dan T1; BYD M6 DM Cross Advance dan ATTO 1; Changan Nevo Q05 Max dan Deepal S05 REEV; serta Chery Q, Tiggo 8 CSH dan J6T EV.
Dari segmen kendaraan Jepang, tersedia Daihatsu Rocky Hybrid dan Xenia, Honda BR-V dan HR-V e:HEV, Suzuki XL7 Hybrid, Fronx dan Jimny, serta Toyota Veloz HEV, Yaris Cross HEV dan Agya.
Pilihan lainnya datang dari GAC AION V dan AION UT, iCar V23, Jetour T2 i-DM dan T1 i-DM, KIA The All New Seltos, The All New Carens dan The New Sonet, Mazda CX-60 PRO, Omoda Jaecoo J7 dan J5, VinFast VF3, VF6 dan VF MPV 7, serta Wuling Aira EV dan Darion.
Komposisi tersebut memperlihatkan satu hal penting: pasar otomotif Indonesia semakin bergerak menuju pilihan teknologi yang lebih beragam. Konsumen kini tidak hanya membandingkan kapasitas mesin atau harga, tetapi juga mempertimbangkan efisiensi, elektrifikasi, fitur keselamatan, kenyamanan, desain, serta teknologi yang dibawa sebuah kendaraan.
Pada kategori roda dua, pengunjung dapat menguji Triumph Speed 400 dan Scrambler 400 XC, Scomadi Technica 200i Adventure Series, serta Royal Enfield Goan Classic 350 dan Classic 650.
Dengan demikian, test drive dan test ride bukan sekadar program hiburan pameran. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari proses edukasi pasar sekaligus jembatan antara teknologi yang ditawarkan produsen dengan kebutuhan konsumen.
Memperkuat Keputusan Pembelian
Bagi calon konsumen, pengalaman langsung memiliki nilai tersendiri. Kendaraan yang terlihat menarik di ruang pamer belum tentu memberikan sensasi berkendara yang sesuai dengan ekspektasi. Karena itu, kesempatan menguji kendaraan menjadi salah satu cara untuk memperkecil jarak antara persepsi dan pengalaman nyata.
Pengunjung yang ingin mengikuti test drive maupun test ride diwajibkan melakukan registrasi terlebih dahulu serta membawa SIM yang masih berlaku sesuai jenis kendaraan yang digunakan.
Aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama. Peserta wajib mematuhi ketentuan berkendara, menggunakan sabuk pengaman untuk mobil, serta mengenakan perlengkapan keselamatan berupa helm, celana panjang dan sepatu bagi peserta test ride sepeda motor. Batas kecepatan maksimum juga wajib dipatuhi selama berada di lintasan.
Dari sisi penyelenggaraan pameran, pendekatan tersebut memperkuat posisi GIIAS sebagai platform yang mempertemukan industri dengan konsumen melalui pengalaman yang lebih komprehensif.
Pengunjung tidak hanya melihat produk, tetapi dapat membandingkan langsung berbagai kendaraan dari sejumlah merek dalam satu momentum. Bagi produsen dan jaringan penjualan, kondisi ini membuka peluang untuk membangun customer engagement sekaligus memperkenalkan keunggulan produk secara lebih efektif.
Ekosistem Otomotif Semakin Terintegrasi
GIIAS Bandung 2026 juga memperlihatkan bahwa transformasi industri otomotif tidak berhenti pada kendaraan. Ekosistem pendukung ikut berkembang, termasuk pembiayaan dan infrastruktur kendaraan listrik.
Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) kembali hadir sebagai Platinum Financial Partner, sementara ekosistem kendaraan listrik turut diperkuat melalui EV Ecosystem Powered by PLN Mobile.
Kehadiran sektor pembiayaan dan ekosistem EV tersebut menjadi bagian penting dari perkembangan pasar otomotif. Sebab, penetrasi kendaraan baru tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan produk, tetapi juga kemudahan konsumen dalam memperoleh pembiayaan serta dukungan ekosistem yang dibutuhkan setelah kendaraan dimiliki.
Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi pameran, tiket GIIAS Bandung 2026 dapat dibeli secara online melalui aplikasi Auto360 dengan harga Rp15.000 untuk weekdays dan Rp25.000 untuk weekends. Tiket juga tersedia di ticket booth dengan harga Rp20.000 untuk weekdays dan Rp30.000 untuk weekends.
Bandung Menjadi Titik Penting Ekspansi GIIAS
Penyelenggaraan GIIAS Bandung 2026 sekaligus memperkuat strategi GAIKINDO dalam memperluas akses industri otomotif ke berbagai pusat ekonomi di Indonesia.
Setelah hadir di ICE BSD Tangerang dan Surabaya, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan berlanjut ke GIIAS Semarang 2026 pada 30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome, Semarang.
Rangkaian tahun ini kemudian ditutup melalui GIIAS Makassar 2026 pada 28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.
Ekspansi tersebut menunjukkan bahwa pameran otomotif semakin ditempatkan sebagai instrumen strategis untuk mempertemukan produsen, konsumen, lembaga pembiayaan, pelaku industri pendukung, hingga berbagai ekosistem baru yang tumbuh seiring transformasi otomotif.
Bahkan, cakupan GIIAS akan kembali diperluas pada awal 2027 melalui GIIAS Bali, yang dijadwalkan berlangsung 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali.
Dengan rangkaian tersebut, GIIAS tidak hanya menjadi ruang pamer kendaraan, tetapi berkembang menjadi salah satu kanal penting dalam membangun interaksi antara industri otomotif dan konsumen di berbagai wilayah Indonesia.
Di Bandung, pesan itu terasa semakin kuat: teknologi otomotif tidak lagi cukup hanya dipamerkan konsumen ingin merasakan, membandingkan, dan membuktikannya sendiri sebelum menentukan pilihan. (Bagas)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati