Cuaca
Memuat cuaca...
iklan 1
Berita

GIIAS Bandung 2026 Apresiasi Peserta, Booth dan Kendaraan Favorit Pengunjung Jadi Sorotan

GIIAS Bandung 2026 Apresiasi Peserta, Booth dan Kendaraan Favorit Pengunjung Jadi Sorotan

BANDUNG — Media Indonesia Times | GIIAS Bandung 2026 menutup rangkaian penyelenggaraannya dengan memberikan apresiasi kepada peserta pameran yang dinilai berhasil menghadirkan pengalaman terbaik bagi pengunjung. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa persaingan dalam pameran otomotif tidak lagi semata bertumpu pada produk kendaraan, tetapi juga pada kreativitas booth, inovasi teknologi, pengalaman interaktif, hingga kemampuan merek membangun engagement dengan konsumen.

 

Berlangsung sejak 9 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, GIIAS Bandung 2026 menghadirkan beragam merek kendaraan global beserta produk pendukung industri otomotif. Selama lima hari penyelenggaraan, pameran mendapat respons positif dari masyarakat dan pencinta otomotif Jawa Barat.

 

Momentum penutupan pameran semakin istimewa dengan pemberian penghargaan dalam tiga kategori utama, yakni Favorite Booth, Favorite Car, dan Favorite Motorcycle.

 

Penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi simbol apresiasi kepada peserta. Lebih jauh, kategori favorit merepresentasikan respons langsung pengunjung terhadap berbagai produk dan konsep yang ditampilkan sepanjang pameran.

 

Project Director GIIAS The Series, Abiyoso Wietono, mengatakan keberhasilan GIIAS Bandung 2026 tidak terlepas dari kontribusi seluruh peserta yang menghadirkan inovasi dan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

 

“Semangat dan antusiasme para peserta dalam menampilkan inovasi terbaik menjadi kunci utama di balik kesuksesan GIIAS Bandung 2026. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kami atas upaya luar biasa seluruh peserta yang telah menyajikan pengalaman pameran yang interaktif dan berkesan bagi para pengunjung,” ujar Abi.

 

Menurutnya, apresiasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi pemacu bagi peserta untuk terus menghadirkan inovasi pada penyelenggaraan GIIAS The Series berikutnya.

 

“Kami berharap semangat yang sama dapat terus dibawa ke penyelenggaraan GIIAS The Series di kota-kota selanjutnya,” lanjutnya.

 

Kreativitas Booth Menjadi Bagian dari Kompetisi Merek

 

Dalam kategori Favorite Booth, penghargaan diberikan berdasarkan kelas dan segmen peserta. Untuk kategori Favorite Booth Passenger <100 SQM, penghargaan diraih Mazda. Sementara Favorite Booth Passenger 100–119 SQM diraih Changan.

 

Daihatsu menjadi peraih Favorite Booth Passenger 120–135 SQM, sedangkan Toyota meraih penghargaan Favorite Booth Passenger >140 SQM.

 

Di sektor pembiayaan dan industri pendukung, Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) meraih penghargaan Favorite Booth Supporting Industry.

 

Sementara pada kategori roda dua, Royal Enfield dinobatkan sebagai Favorite Booth Motorcycle.

 

Penghargaan tersebut memperlihatkan bahwa desain dan konsep booth telah berkembang menjadi bagian penting dalam strategi komunikasi merek di tengah kompetisi industri otomotif yang semakin dinamis.

 

Bagi peserta pameran, booth bukan hanya ruang untuk memajang kendaraan. Area tersebut menjadi titik temu antara merek dan konsumen, tempat teknologi diperkenalkan, produk dijelaskan, sekaligus pengalaman konsumen dibangun secara langsung.

 

Kendaraan Favorit Mencerminkan Respons Konsumen

 

Persaingan juga berlangsung ketat pada kategori Favorite Car. Sejumlah kendaraan yang menjadi perhatian pengunjung berhasil meraih penghargaan di berbagai segmen.

 

Pada kategori Favorite Passenger Car SUV, iCar V23 menjadi pilihan favorit pengunjung. Sementara VinFast VF MPV7 meraih penghargaan Favorite Passenger Car MPV.

 

Untuk kategori crossover, KIA The New Sonet dinobatkan sebagai Favorite Passenger Car Crossover, sedangkan BAIC T1 menjadi pemenang Favorite Passenger Car Hatchback.

 

Perkembangan kendaraan elektrifikasi juga tercermin dalam daftar pemenang. Wuling Air EV meraih penghargaan Favorite Battery Electric Vehicle (BEV), sementara BYD M6 DM menjadi Favorite Hybrid Car.

 

Di luar kategori kendaraan produksi, Honda Super One memperoleh penghargaan Special Exhibit Car.

 

Sementara itu, aspek interaksi langsung melalui area pengujian kendaraan juga mendapat apresiasi. Suzuki Fronx dinobatkan sebagai Most Driven ICE Passenger Car, Chery Q sebagai Most Driven EV Passenger Car, dan Jetour T2 i-DM sebagai Most Driven Hybrid Passenger Car.

 

Kategori tersebut memberikan gambaran menarik mengenai pola ketertarikan konsumen. Kendaraan tidak hanya dinilai berdasarkan tampilan dan spesifikasi di atas kertas, tetapi juga melalui pengalaman langsung ketika konsumen melihat, mencoba, dan merasakan kendaraan di area pameran.

 

Segmen Sepeda Motor Turut Mendapat Perhatian

 

Antusiasme pengunjung terhadap kendaraan roda dua juga tercermin dalam penghargaan Favorite Motorcycle.

 

Triumph Scrambler 400 XC berhasil meraih predikat Favorite Motorcycle, sementara Scomadi Technica 200I Adventure Series memperoleh penghargaan Most Ridden Motorcycle.

 

Kehadiran kategori tersebut memperlihatkan bahwa GIIAS Bandung tidak hanya menjadi panggung bagi kendaraan roda empat, tetapi juga menjadi ruang interaksi bagi berbagai segmen industri kendaraan bermotor.

 

Ekosistem Pembiayaan dan Kendaraan Listrik

 

Penyelenggaraan GIIAS Bandung 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai mitra yang memperkuat ekosistem pameran.

 

ACC dan TAF kembali hadir sebagai Platinum Financial Partner, mempertegas pentingnya sektor pembiayaan dalam mendukung transaksi dan akses masyarakat terhadap produk otomotif.

 

Sementara itu, ekosistem kendaraan listrik diperkuat melalui EV Ecosystem Powered by PLN Mobile. GIIAS Bandung 2026 juga didukung Superchallenge dan Berkah Event.

 

Dari perspektif ekonomi-bisnis, keberadaan mitra pembiayaan, ekosistem kendaraan listrik, merek kendaraan, serta industri pendukung menunjukkan bahwa pameran otomotif memiliki fungsi yang semakin luas. GIIAS tidak hanya menjadi ruang display produk, tetapi juga menjadi titik temu antara industri, konsumen, teknologi, pembiayaan, dan berbagai mata rantai bisnis otomotif.

 

GIIAS Bergerak ke Semarang dan Makassar

 

Berakhirnya GIIAS Bandung 2026 sekaligus membuka babak berikutnya dalam rangkaian GIIAS The Series 2026.

 

Setelah sebelumnya hadir di ICE BSD Tangerang, Surabaya, dan Bandung, rangkaian pameran akan berlanjut ke GIIAS Semarang 2026 pada 30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome, Semarang.

 

Selanjutnya, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan ditutup melalui GIIAS Makassar 2026 pada 28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.

 

Ekspansi tersebut memperlihatkan strategi GIIAS dalam memperluas jangkauan industri otomotif ke berbagai pusat ekonomi regional di Indonesia. Setiap kota menjadi ruang baru bagi produsen untuk memperkenalkan produk, membaca karakter konsumen lokal, sekaligus membuka peluang bisnis dan transaksi.

 

Tidak berhenti pada rangkaian 2026, GIIAS juga menyiapkan perluasan wilayah penyelenggaraan melalui kehadiran GIIAS Bali 2027.

 

Pameran tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali, sekaligus menjadi destinasi baru dalam perluasan GIIAS ke wilayah Indonesia bagian timur.

 

Dengan demikian, apresiasi terhadap booth dan kendaraan favorit di GIIAS Bandung 2026 bukan sekadar seremoni penutup. Penghargaan tersebut menjadi cerminan bagaimana industri otomotif kini bergerak menuju kompetisi yang lebih berbasis pengalaman konsumen, inovasi produk, teknologi, kreativitas komunikasi merek, dan kekuatan ekosistem bisnis.

 

Dari Bandung, panggung GIIAS kembali bergerak. Membawa satu pesan penting bagi industri: kendaraan boleh menjadi pusat perhatian, tetapi pengalaman konsumen dan kekuatan ekosistem menjadi penentu semakin penting dalam memenangkan pasar otomotif Indonesia. (Bagas)

Ba
Penulis Bagas
Ti
Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN