Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Dompeng Ditertibkan, Excavator Malah Jadi Tanda Tanya: Ada Apa di Boyan Tanjung?

Dompeng Ditertibkan, Excavator Malah Jadi Tanda Tanya: Ada Apa di Boyan Tanjung?

Kapuas Hulu, MediaIndonesiaTimes.id 11 Agustus 2026 — Penertiban aktivitas yang diduga Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Tanjung Harapan, Desa Nanga Danau, Kecamatan Boyan Tanjung, Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (11/8/2026), menyisakan tanda tanya di tengah masyarakat.

 

Dalam penertiban tersebut, aktivitas menggunakan mesin dompeng menjadi sasaran. Namun, di tengah penertiban itu, keberadaan sejumlah alat berat jenis excavator di wilayah Boyan Tanjung justru menjadi perhatian.

 

Berdasarkan hasil investigasi dan penelusuran Media Indonesia Times di lapangan, aktivitas menggunakan excavator disebut cukup banyak ditemukan di wilayah Boyan Tanjung. Sejumlah alat berat tersebut disebut digunakan oleh para bos atau pemodal yang menjalankan aktivitas di lokasi tertentu.

 

Kondisi ini kemudian memunculkan pertanyaan dari masyarakat: mengapa dompeng ditertibkan, sementara aktivitas menggunakan excavator masih menjadi pemandangan di sejumlah lokasi?

 

Ahmad: “Yang Kerja Excavator Aman?”

 

Seorang pekerja bernama Ahmad mempertanyakan kondisi tersebut saat ditemui media.

 

> “Yang kerja excavator aman?” ujar Ahmad.

 

 

 

Menurut Ahmad, aktivitas menggunakan dompeng yang mereka lakukan turut ditertibkan, sementara keberadaan alat berat justru menjadi sorotan.

 

> “Kami kerja pakai alat dompeng, dirazia di ujung. Kami kerja ada alat berat, kenapa tidak dirazia?” katanya.

 

 

 

Pernyataan tersebut menjadi salah satu gambaran keresahan masyarakat yang mempertanyakan pola penertiban aktivitas di lapangan.

 

Hasil Investigasi Media

 

Dari penelusuran Media Indonesia Times, keberadaan excavator bukan hanya ditemukan pada satu titik. Sejumlah alat berat disebut beraktivitas di kawasan Boyan Tanjung, sementara aktivitas para pekerja dan pemodal di lapangan menjadi bagian dari informasi yang tengah ditelusuri media.

 

Temuan tersebut belum serta-merta menjadi kesimpulan bahwa seluruh excavator yang ditemukan berkaitan dengan PETI.

 

Namun, keberadaan alat berat dalam aktivitas pengolahan material di kawasan yang menjadi perhatian karena dugaan PETI patut menjadi perhatian aparat dan unsur Muspika Boyan Tanjung.

 

Kapolsek dan Muspika Boyan Tanjung Jadi Sorotan

 

Penertiban dompeng tersebut juga membuat perhatian publik mengarah kepada Kapolsek Boyan Tanjung bersama unsur Muspika.

 

Masyarakat mempertanyakan apakah aktivitas excavator yang ditemukan di sejumlah lokasi tersebut juga menjadi bagian dari pengawasan di lapangan.

 

Sebab, jika penertiban dilakukan terhadap aktivitas yang diduga PETI, publik berharap pengawasan tidak berhenti pada mesin dompeng saja.

 

Dompeng ditertibkan, excavator masih terlihat bekerja. Lantas, bagaimana pengawasan terhadap aktivitas alat berat tersebut?

 

Pertanyaan itu kini menjadi bagian dari penelusuran Media Indonesia Times di Kecamatan Boyan Tanjung.

 

Bukan Sekadar Soal Dompeng

 

Persoalannya bukan semata-mata mengenai dompeng atau excavator.

 

Yang menjadi sorotan adalah konsistensi penertiban dan pengawasan aktivitas yang diduga berkaitan dengan PETI.

 

Jangan sampai masyarakat kecil yang menggunakan dompeng menjadi pihak yang terlihat paling mudah ditertibkan, sementara aktivitas menggunakan alat berat justru luput dari perhatian.

 

Dompeng sudah kena razia. Excavator masih jadi tanda tanya. Ada apa sebenarnya di Boyan Tanjung?

Ba
Penulis Bagas

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN