Baru Direkonstruksi, Jalan di Banyuwangi Sudah Mengelupas, Warga Pertanyakan Kualitas Pekerjaan Rp 541 Juta
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
BANYUWANGI - Kondisi ruas jalan , Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi Kota, memprihatinkan. Padahal jalan tersebut baru saja selesai direkonstruksi melalui program tahun anggaran 2026.
Berdasarkan papan proyek di lokasi, kegiatan tersebut dengan nilai kontrak *Rp. 541.944.700,-* yang dilaksanakan oleh *CV. Artho Moro* dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender.




Namun, pantauan di lapangan pada Rabu (24/9/2026) pukul 10.53 WIB menunjukkan kondisi aspal baru sudah mengalami kerusakan dini.
Dari hasil dokumentasi, terlihat permukaan aspal mengalami pelepasan butir (raveling) cukup parah. Material agregat lepas dan berserakan di badan jalan. Di beberapa titik, permukaan jalan terlihat berpori, kasar tidak merata, dan terdapat retakan memanjang pada sambungan penghamparan.




Kondisi terparah terlihat pada beberapa titik, dimana lapis aus (AC-WC) tampak tidak padat dan mudah terkelupas saat dilalui kendaraan.
"Padahal baru diaspal, tapi sudah seperti jalan lama, batu-batunya lepas semua," ujar warga sekitar yang enggan disebut namanya.




Kerusakan dini seperti ini umumnya mengindikasikan adanya masalah pada proses pelaksanaan, mulai dari suhu penghamparan yang tidak sesuai, pemadatan yang kurang maksimal, hingga kadar aspal yang tidak memenuhi spesifikasi teknis Bina Marga.
Hingga berita ini diturunkan, Media Indonesia Times Masih berupaya melakukan konfirmasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi selaku pemilik kegiatan maupun pihak pelaksana CV. Artho Moro untuk keberimbangan berita.




Warga berharap dinas terkait segera melakukan evaluasi dan memerintahkan pelaksana untuk melakukan perbaikan, mengingat pekerjaan tersebut masih dalam masa pemeliharaan dan menggunakan anggaran daerah.
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati