Tulungagung – Program ABRI Manunggal Air melalui pembangunan sumur bor dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Dusun Ngipik, RT 02/RW 03, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, menjadi salah satu upaya mendukung ketersediaan air bagi sektor pertanian.
Anda belum membaca semua isi berita ini
Keberadaan sarana sumber air tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pengairan lahan persawahan masyarakat sekaligus menunjang produktivitas pertanian, khususnya tanaman padi.
Ketua Kelompok Tani (Poktan) Tribhakti Desa Bono, Suyoto, mengatakan pembangunan sumur bor dan SPAM memberikan manfaat bagi para anggota kelompok tani yang dipimpinnya.
“Dengan adanya sarana sumber air ini, lahan persawahan seluas kurang lebih 30 hektare yang kami kelola dapat memperoleh dukungan pengairan untuk menunjang kegiatan pertanian di Dusun Ngipik,” kata Suyoto, Minggu (25/10/2026).
Menurutnya, ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha tani. Hal tersebut terutama dirasakan pada budidaya tanaman padi yang membutuhkan pasokan air memadai selama masa pertumbuhan.
Melalui fasilitas sumur bor dan SPAM tersebut, kebutuhan air bagi lahan pertanian anggota Poktan Tribhakti diharapkan dapat lebih terbantu sehingga kegiatan bercocok tanam dapat berlangsung secara optimal.
“Lahan seluas 30 hektare yang kami kelola ini seluruhnya ditanami padi. Dukungan sarana air ini kami harapkan dapat membantu petani menjaga keberlangsungan musim tanam, mengurangi kendala akibat keterbatasan air, serta mendorong peningkatan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Program ABRI Manunggal Air juga menjadi bentuk sinergi dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya ketersediaan air yang memiliki peran penting dalam aktivitas pertanian dan perekonomian warga.
Kolaborasi antara TNI, kelompok tani, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembangunan di wilayah pedesaan.
Suyoto bersama anggota Poktan Tribhakti menyatakan akan memanfaatkan sekaligus menjaga fasilitas sumber air tersebut agar dapat digunakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Dengan hadirnya dukungan pengairan melalui program ABRI Manunggal Air di Dusun Ngipik, Desa Bono, kami berharap sektor pertanian semakin berkembang, produktivitas tanaman padi meningkat, dan ketahanan pangan masyarakat terus diperkuat. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat membantu mendukung swasembada pangan di Kabupaten Tulungagung,” pungkasnya.
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.