Tulungagung - Saat ini sedang di galakkan program ABRI Manunggal Air di kabupaten Tulungagung guna mendukung ketersediaan air di sektor pertanian dan sebagai langkah untuk membantu peningkatan produktivitas hasil pertanian di masyarakat.
Anda belum membaca semua isi berita ini
Dalam hal ini, pada program ABRI Manunggal air ini dengan membangun sumur Bor Sistem Penyedia Air Minum (SPAM). Adapun sasaran atau tempat Didirikannya sumur bor SPAM diantaranya adalah ada dua tempat selain yang berada di desa Bono kecamatan Boyolangu, yaitu :
2. Desa Waung yang berlokasi di dusun Kalituri, RT 02 /RW 02.
Dikatakan oleh Saroji merupakan ketua kelompok tani (Poktan) Ngudi Mulyo mengungkapkan rasa terimakasihnya karena dengan adanya program ini salah satu penerima manfaatnya adalah Poktan yang diketuainya.
"Syukur alkhamdulillah kami menerima manfaat dari program ini," ungkap Saroji, Ahad (25/10/2026) sore.
Menurutnya dengan adanya sumber air buatan ini memberikan dampak positif pada wilayah kelompok tani dibawah kepemimpinannya dengan luas lahan kurang lebih tigapuluhdua (32) hektare.
"Kami petani desa Moyoketen merasa sangat terbantu dengan sukur bor SPAM ini, karena kegiatan pertanian kami tentunya akan sangat memadai, betapa tidak, dalam pengolahan dan perkembangan pertanian sangat membutuhkan air," lanjutnya.
Lebih jauh dirinya mengatakan bahwa jenis tanaman yang ditanam di wilayahnya bervariatif.
Untuk MT 2 tanaman jagung seluas 5 hektare, padi 18 hektare, cabai 6 hektare dan tomat 3 hektare
Untuk MT 3 tanaman padi 10 hektare, jagung 7 hektare, cabai 9 hektare dan tomat 6 hektare, yang semua jenis tanaman ini sangat membutuhkan air di kala kemarau," katanya.
Sementara itu, ungkapan yang sama terlontar dari ketua kelompok tani Harimulyo desa Waung Rahman, dengan mengungkapkan rasa terimakasih atas bantuan sumur yang di berikan.
Adapun menurutnya, dalam memanfaatkan sumber air tersebut digunakan untuk mengaliri baku sawah dengan jenis tanaman dan luasan yang bervariatif pula.
"Setiap tahun tanaman kami berganti, tidak selalu menanam tanaman yang sama, yaitu bisa padi ataupun palawija. Adapun untuk luas tanah dan jenis tanaman saat ini adalah :
MT 1 tanaman padi dengan luas 25 hektare
MT 2 tanaman tembakau 7 hektare, cabai 7 hektare, jagung 6 hektare dan bawang merah 5 hektare
MT 3, tanaman cabai 14 hektare, jagung 5 hektare dan bawang merah 6 hektare. Semoga dengan dibangunnya sumber air SPAM ini memudahkan kami petani disini dalam mendapatkan air bersih dikala kemarau dan tentunya harapan kami, dengan adanya bantuan sumber air SPAM ini hasil pertanian di desa kami semakin meningkat, sehingga kesejahteraan petani desa kami meningkat pula," harapnya
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.