Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Siapa Pria yang Mengaku Intel Polda Itu? Enda Tempuh Jalur Hukum untuk Mengungkap Kebenaran

Siapa Pria yang Mengaku Intel Polda Itu? Enda Tempuh Jalur Hukum untuk Mengungkap Kebenaran

Sintang,MediaIndonesiatimes.id 6 Juni 2026.Enda Kusdiati menyatakan akan menempuh jalur hukum setelah mengaku mengalami tekanan saat dimintai keterangan oleh seorang pria yang memperkenalkan diri sebagai petugas intelijen dari Polda Kalimantan Barat. Langkah tersebut ditempuh untuk memperoleh kepastian mengenai identitas pria tersebut serta menguji seluruh rangkaian peristiwa melalui mekanisme hukum yang berlaku.

 

Menurut keterangan Enda kepada MediaIndonesiatimes.id, peristiwa itu disebut terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, di ruang manajer SPBU PT Berkah Kedamin Jaya, Jalan Sintang–Kelam, Desa Jerora, Kabupaten Sintang.

 

Enda menuturkan, saat itu dirinya sedang beristirahat bersama rekan kerja di teras samping SPBU. Tidak lama kemudian, manajer SPBU yang disebut bernama Kurniawan memanggilnya dan menyampaikan bahwa ada seseorang yang disebut sebagai polisi ingin bertemu dengannya.

 

Karena mengikuti arahan atasannya, Enda masuk ke ruang manajer. Di dalam ruangan, menurut pengakuannya, telah menunggu seorang pria yang tidak dikenalnya. Pria tersebut, kata Enda, kemudian mengaku berasal dari Polda dan menyampaikan bahwa dirinya ditugaskan untuk menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan SPBU.

 

Selama pertemuan berlangsung, Enda mengaku menerima sejumlah pertanyaan yang menurutnya bernada memojokkan. Ia mengatakan situasi tersebut membuat dirinya merasa tertekan, takut, dan tidak nyaman.

 

Usai kejadian, Enda mulai mempertanyakan identitas pria yang menemuinya. Berdasarkan ingatan terhadap ciri-ciri orang tersebut serta bukti visual yang dimilikinya, ia meragukan apakah pria itu benar-benar anggota kepolisian yang sedang menjalankan tugas resmi. Pernyataan tersebut merupakan pengakuan dan dugaan dari pihak Enda yang kebenarannya masih perlu diverifikasi.

 

> "Saya ingin mengetahui kebenarannya. Apakah orang itu benar-benar anggota Polda yang sedang bertugas atau hanya mengaku sebagai anggota. Saya berharap persoalan ini dapat diungkap melalui proses hukum yang berlaku sehingga saya memperoleh keadilan," ujar Enda.

 

 

 

Dengan dukungan keluarga, Enda menyatakan telah memutuskan menempuh jalur hukum agar identitas pria tersebut maupun seluruh rangkaian peristiwa dapat diperiksa secara objektif oleh aparat penegak hukum.

 

Media ini menilai bahwa kepastian mengenai identitas seseorang yang mengaku sebagai aparat hanya dapat dibuktikan melalui klarifikasi resmi dari institusi yang bersangkutan dan proses hukum yang berlaku. Oleh karena itu, pemberitaan ini tidak dimaksudkan sebagai kesimpulan atas status maupun identitas pihak yang disebutkan oleh narasumber.

 

Hingga berita ini diterbitkan, MediaIndonesiatimes.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari manajemen SPBU PT Berkah Kedamin Jaya maupun pihak Polda Kalimantan Barat terkait identitas pria yang disebut dalam keterangan Enda. Apabila pihak-pihak terkait memberikan penjelasan atau menggunakan hak jawabnya, MediaIndonesiatimes.id akan memuatnya secara proporsional sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Ad
Penulis Adi

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN