Diduga Langgar Aturan, Motor Thunder Mondar-mandir Isi Pertalite di SPBU 34-13101 Kebon Manggis
JAKARTA — Dugaan praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) kembali mencuat di wilayah Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Sejumlah kendaraan roda dua, di antaranya Suzuki Thunder, Yamaha Bison, dan Yamaha Vixion, diduga melakukan pengisian Pertalite secara berulang di SPBU 34-13101 yang berlokasi di Jalan Matraman Raya No. 89, Kebon Manggis.
Aktivitas tersebut terpantau pada Minggu malam, 23 Agustus 2026, sekitar pukul 22.51 WIB. Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah sepeda motor terlihat keluar-masuk SPBU dan melakukan pengisian BBM lebih dari satu kali.




Salah seorang operator SPBU berinisial O memberikan keterangan terkait aktivitas pengisian tersebut. Menurut O, dirinya menerima uang sebesar Rp3.000 dalam setiap pengisian yang dilakukan kendaraan tersebut.
O juga menyebut, salah satu sepeda motor tercatat melakukan pengisian BBM sebanyak 11 kali. Keterangan tersebut disebut turut diperkuat oleh pemilik kendaraan yang mengakui telah melakukan pengisian sebanyak 11 kali.




“Saya menerima Rp3.000 untuk satu kali pengisian,” demikian keterangan O sebagaimana disampaikan kepada media.
Menurut keterangan O, aktivitas pengisian berulang tersebut bukan hanya dilakukan oleh satu kendaraan. Masih terdapat sejumlah sepeda motor lainnya yang diduga melakukan aktivitas serupa.




Berdasarkan pantauan di lokasi dan keterangan yang diperoleh, aktivitas tersebut diduga merupakan modus pelangsiran, yakni melakukan pembelian BBM secara berulang untuk kemudian ditimbun atau diperjualbelikan kembali. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan pihak berwenang.
Atas temuan tersebut, media kemudian melaporkan dugaan aktivitas tersebut melalui layanan kepolisian 110. Laporan tersebut mendapat respons dari Polsek Matraman dan disebut akan ditindaklanjuti.




Namun, dalam proses pelaporan, muncul dugaan intimidasi yang dikaitkan dengan seorang oknum TNI berpangkat Mayor berinisial F. Dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Media juga telah menyampaikan informasi tersebut kepada pihak terkait agar dugaan keterlibatan maupun upaya intervensi dapat diperiksa secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku.




Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pengelola SPBU 34-13101 maupun pihak Pertamina Patra Niaga Regional Jakarta terkait dugaan pengisian BBM secara berulang tersebut.
Masyarakat berharap pengawasan terhadap distribusi BBM di SPBU, khususnya pada jam-jam rawan, dapat ditingkatkan. Apabila ditemukan pelanggaran, masyarakat meminta adanya tindakan tegas sesuai aturan.




Praktik pelangsiran BBM, apabila terbukti, tidak hanya berpotensi mengganggu ketersediaan BBM bagi masyarakat, tetapi juga dapat menimbulkan kerugian dan mengganggu ketertiban distribusi BBM.
Catatan Redaksi: Seluruh dugaan dalam pemberitaan ini masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Redaksi membuka ruang hak jawab dan koreksi sesuai ketentuan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.
Yanto
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati