Gotong Royong Lawan Karhutla, Api di Sei Asam Berhasil Dikendalikan
Upaya cepat dan sinergis dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali dilakukan oleh Tim Gabungan di wilayah Kabupaten Kapuas. Kali ini, kebakaran terjadi di lahan milik masyarakat yang berada di Desa Sei Asam RT 01, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Sabtu (5/9/2026).
Kebakaran yang diperkirakan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare tersebut ditangani secara bersama-sama oleh personel TNI, Polri, BPBD, Damkar Mandiri serta masyarakat setempat.




Pemadaman berlangsung mulai pukul 15.40 WIB hingga 17.50 WIB. Sebanyak 23 personel dan warga terlibat langsung dalam penanganan, terdiri dari 2 personel TNI, 5 personel Polri, 2 personel BPBD, 2 anggota Damkar Mandiri, serta 12 warga masyarakat.
Dengan dukungan sarana berupa satu unit mobil tangki BPBD, satu unit mobil Hilux BPBD dan dua unit sepeda motor, tim bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 10 kilometer dari Posko BPBD dengan waktu tempuh kurang lebih 10 menit.




Proses pemadaman juga didukung dua unit pompa air milik BPBD dan satu unit pompa air milik masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam sepuluh menit, api berhasil dipadamkan. Tim kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan di area terdampak guna memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.



Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh pihak, perluasan kebakaran berhasil dicegah sehingga api tidak merambat ke area lainnya. Situasi di sekitar lokasi juga berhasil dikendalikan dan kegiatan berjalan dengan aman serta lancar.
Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA. menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, kepedulian dan sinergi semua pihak.




“Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Dibutuhkan kepedulian bersama, mulai dari TNI-Polri, pemerintah daerah, petugas pemadam hingga masyarakat. Respons cepat sangat penting agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujar Kapolres Kapuas.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembukaan maupun pembakaran lahan dengan cara yang dapat menimbulkan risiko kebakaran.




“Setiap kepedulian masyarakat sangat berarti. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin. Mari kita jaga Kabupaten Kapuas agar tetap aman, sehat dan bebas dari ancaman Karhutla,” pungkasnya.
Penanganan Karhutla di Desa Sei Asam tersebut menjadi gambaran nyata pentingnya gotong royong dan sinergitas lintas sektor. Ketika seluruh elemen bergerak bersama, ancaman kebakaran dapat diminimalisir dan lingkungan serta keselamatan masyarakat dapat lebih terjaga.
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati