GIIAS BANDUNG 2026 PERLEBAR PETA PERSAINGAN OTOMOTIF, 19 MEREK GLOBAL HADIR BAWA TEKNOLOGI DAN PILIHAN BARU
BANDUNG, 6 September 2026 — Media Indonesia Times | Industri otomotif nasional kembali menunjukkan dinamika persaingan yang semakin kompetitif. GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026 hadir dengan komposisi peserta yang semakin beragam, mempertemukan berbagai merek kendaraan global dalam satu panggung untuk merebut perhatian sekaligus kepercayaan konsumen Jawa Barat.
Digelar pada 9–13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, GIIAS Bandung 2026 tidak sekadar menjadi etalase kendaraan terbaru. Pameran ini berkembang menjadi ruang strategis bagi produsen otomotif untuk memperkenalkan teknologi, memperkuat merek, membaca arah pasar, sekaligus membuka peluang pertumbuhan bisnis di salah satu pasar otomotif terbesar di Indonesia.




Tahun ini, sebanyak 19 merek kendaraan dari kategori kendaraan penumpang dan sepeda motor memastikan kehadirannya. Komposisi tersebut memperlihatkan semakin luasnya pilihan yang tersedia bagi konsumen, sekaligus menggambarkan perubahan lanskap industri otomotif yang semakin terbuka terhadap berbagai teknologi dan konsep mobilitas.
Project Director GIIAS The Series, Abiyoso Wietono, menilai keberagaman peserta menjadi salah satu kekuatan utama GIIAS Bandung 2026.




“Partisipasi banyak merek dari berbagai negara ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengeksplorasi ragam pilihan model serta teknologi unggulan yang ditawarkan oleh masing-masing produsen. Dengan demikian, masyarakat dapat dengan mudah membandingkan teknologi dan fitur terkini secara langsung dalam satu waktu di GIIAS Bandung 2026,” ujar Abi.
19 MEREK, PERSAINGAN SEMAKIN BERWARNA




Pada kategori kendaraan penumpang, GIIAS Bandung 2026 menghadirkan 16 merek, yakni BAIC, BYD, Changan, Chery, Daihatsu, GAC AION, Honda, iCar, Jetour, KIA, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling.
Sementara kategori sepeda motor diramaikan oleh Triumph, Royal Enfield, dan Scomadi.




Kehadiran 19 merek tersebut memperlihatkan bahwa pasar otomotif Bandung dan Jawa Barat semakin strategis bagi pelaku industri. Konsumen tidak lagi hanya dihadapkan pada pilihan berdasarkan merek dan harga, tetapi juga teknologi elektrifikasi, konektivitas, keselamatan, desain, efisiensi, hingga pengalaman berkendara.
Lebih menarik lagi, lima merek, yakni Changan, iCar, Jetour, KIA, dan Triumph, menjadi peserta baru maupun merek yang kembali bergabung dalam penyelenggaraan tahun ini.




Masuknya pemain baru dan kembalinya sejumlah merek tersebut memberikan sinyal positif terhadap prospek pasar otomotif Jawa Barat. Di sisi lain, kondisi ini juga meningkatkan intensitas kompetisi antarpabrikan dalam menawarkan produk yang semakin relevan dengan kebutuhan konsumen.
Persaingan tersebut pada akhirnya memberikan keuntungan lebih besar bagi masyarakat karena konsumen memperoleh ruang yang lebih luas untuk melakukan perbandingan secara langsung sebelum menentukan pilihan.




EKOSISTEM OTOMOTIF TURUT DIPERKUAT
GIIAS Bandung 2026 juga tidak hanya berbicara mengenai kendaraan. Ekosistem industri pendukung turut mendapatkan ruang melalui kehadiran 11 merek yang menawarkan berbagai produk dan teknologi penunjang mobilitas.
Mereka terdiri atas Alpinestars, Cardo, Dekka, Deride, GPS.id, Komine, Nolan, Quad Lock, Shoei, SMK Helmets, serta UPPF | UFilm.
Produk yang ditawarkan mencakup perlengkapan roda dua, riding gear, apparel, teknologi komunikasi, sistem keamanan dan pelacakan, dashcam, smartphone holder, hingga solusi perlindungan kendaraan seperti Paint Protection Film (PPF) dan Window Film.
Kehadiran sektor pendukung ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan industri otomotif memiliki efek berantai yang luas. Aktivitas pameran tidak hanya mendorong transaksi kendaraan, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan bagi bisnis aftermarket, aksesori, teknologi, pembiayaan, hingga layanan perlindungan dan perawatan kendaraan.
AKSES PAMERAN SEMAKIN TERJANGKAU
Untuk masyarakat yang ingin menikmati langsung berbagai kendaraan dan teknologi terbaru, tiket GIIAS Bandung 2026 dapat dibeli melalui aplikasi Auto360 pada periode 5–13 September 2026.
Harga tiket reguler ditetapkan sebesar Rp15.000 untuk weekdays dan Rp25.000 untuk weekend. Pengunjung juga dapat membeli tiket secara langsung di lokasi dengan harga Rp20.000 untuk weekdays dan Rp30.000 untuk weekend.
Struktur harga tersebut memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk datang, melihat kendaraan secara langsung, membandingkan produk, sekaligus menikmati berbagai program yang disiapkan selama pameran berlangsung.
Dari perspektif bisnis, kemudahan akses konsumen menjadi faktor penting dalam menciptakan interaksi langsung antara merek dan calon pembeli. Pameran otomotif pada akhirnya bukan hanya tentang display produk, tetapi juga membangun pengalaman dan hubungan yang lebih dekat dengan pasar.
PEMBIAYAAN DAN EKOSISTEM KENDARAAN LISTRIK
GIIAS Bandung 2026 juga diperkuat dukungan sektor pembiayaan. Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) kembali hadir sebagai Platinum Financial Partner.
Kehadiran lembaga pembiayaan menjadi bagian penting dalam ekosistem industri otomotif karena keputusan pembelian kendaraan masyarakat sangat berkaitan dengan ketersediaan skema pembiayaan yang kompetitif dan sesuai kemampuan konsumen.
Sementara itu, ekosistem kendaraan listrik turut mendapatkan dukungan melalui EV Ecosystem Powered by PLN Mobile. Pameran juga didukung oleh Superchallenge dan Berkah Event.
Kombinasi antara produsen kendaraan, perusahaan pembiayaan, ekosistem energi dan kendaraan listrik, serta industri pendukung memperlihatkan semakin terintegrasinya rantai bisnis otomotif di Indonesia.
DARI BANDUNG MENUJU PERLUASAN PASAR NASIONAL
GIIAS Bandung 2026 merupakan bagian dari rangkaian GIIAS The Series 2026 yang diselenggarakan di sejumlah kota besar Indonesia.
Setelah sebelumnya hadir di ICE BSD Tangerang dan Surabaya, rangkaian pameran berlanjut ke Bandung. Selanjutnya, GIIAS The Series akan memasuki kota keempat melalui GIIAS Semarang 2026 pada 30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome, Semarang.
Rangkaian tahun 2026 kemudian ditutup melalui GIIAS Makassar 2026 pada 28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.
Ekspansi tersebut memperlihatkan strategi GIIAS untuk membawa industri otomotif lebih dekat dengan konsumen di berbagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Pendekatan berbasis kota menjadi penting karena karakter pasar, kebutuhan mobilitas, serta daya beli masyarakat di setiap wilayah memiliki dinamika yang berbeda.
GIIAS BALI 2027, MEMBUKA DESTINASI BARU
Ekspansi GIIAS tidak berhenti pada rangkaian 2026. Penyelenggara juga menyiapkan destinasi baru melalui GIIAS Bali, yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali.
Kehadiran Bali menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan GIIAS ke kawasan Indonesia bagian timur. Selain memiliki posisi penting sebagai destinasi internasional, Bali juga memiliki karakter pasar yang potensial untuk perkembangan kendaraan, teknologi mobilitas, kendaraan listrik, serta gaya hidup otomotif.
Dengan semakin beragamnya merek, teknologi, produk pendukung, serta wilayah penyelenggaraan, GIIAS berkembang bukan hanya sebagai pameran kendaraan, melainkan sebagai platform bisnis dan interaksi industri yang mempertemukan produsen, konsumen, lembaga pembiayaan, pelaku aftermarket, teknologi, hingga ekosistem mobilitas masa depan.
GIIAS Bandung 2026 pun hadir pada momentum yang tepat: ketika industri otomotif memasuki fase persaingan yang semakin dinamis dan konsumen semakin kritis dalam menentukan pilihan.
Di tengah perubahan teknologi dan pola konsumsi, keberagaman merek bukan sekadar kemeriahan pameran melainkan cermin bahwa industri otomotif Indonesia sedang bergerak menuju pasar yang semakin kompetitif, inovatif, dan terbuka. (Bagas)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati