Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Gema Maulid Nabi, Tiga Lembaga Pendidikan Bersatu Penuhi Jalan Sukopuro Banyuwangi

Gema Maulid Nabi, Tiga Lembaga Pendidikan Bersatu Penuhi Jalan Sukopuro Banyuwangi
Ratusan peserta didik bersama para guru dari tiga lembaga pendidikan mengikuti kirab dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

BANYUWANGI, Media Indonesia Times — Suasana berbeda terlihat di Dusun Sukopuro, Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Ratusan peserta didik bersama para guru dari tiga lembaga pendidikan mengikuti kirab dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Iring-iringan peserta lengkap dengan berbagai hiasan bernuansa Islami memenuhi akses jalan di Dusun Sukopuro.

Kirab dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dari perempatan Sukopuro yang berada di tepi Jalan Raya Banyuwangi-Jember. Rombongan kemudian bergerak menyusuri jalan dusun hingga sekitar satu kilometer.

Selama kirab berlangsung, akses jalan tersebut ditutup sementara untuk kendaraan dan pengguna jalan lainnya. Penutupan dilakukan karena seluruh badan jalan digunakan sebagai jalur iring-iringan peserta.

Kegiatan ini menjadi istimewa karena melibatkan tiga lembaga pendidikan yang berada dalam satu lingkungan dan lokasinya saling berdampingan, yakni TK Nuril Islam, MI Al Hikmah, dan MTs Darul Qur'an.

Ketiga lembaga tersebut sepakat menggelar peringatan Maulid Nabi secara bersama-sama. Masing-masing lembaga mengikutsertakan peserta didik dan dewan guru dalam kirab.

TK Nuril Islam berada di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Umi Hanik, S.Pd. Sementara MI Al Hikmah dipimpin Habib Idris, S.Pd., dan MTs Darul Qur'an dipimpin Rifatul Musyafa'ah, S.Pd., M.Pd.

Beragam hiasan bernuansa Islami dibawa dalam kirab. Sebagian hiasan tersebut juga berisi makanan ringan yang nantinya dibagikan kepada para siswa.

Tanamkan Cinta kepada Rasulullah Sejak Dini

Meskipun tidak mengusung tema khusus, kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejak usia dini.

Antusiasme peserta didik terlihat sepanjang kegiatan. Para siswa, mulai dari tingkat TK hingga MTs, mengikuti kirab dengan penuh kegembiraan. Para guru juga turut berjalan bersama dan mendampingi peserta didik.

Bagi ketiga lembaga pendidikan tersebut, penyatuan kegiatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk membangun kebersamaan sekaligus memberikan pengalaman keagamaan kepada para siswa.

Kirab kemudian berakhir di masing-masing lingkungan sekolah.

Setelah seluruh rangkaian kirab selesai, hiasan yang membawa aneka makanan ringan dibagikan kepada para peserta didik. Suasana semakin meriah ketika para siswa menerima makanan tersebut dengan penuh sukacita.

Kegiatan itu pun menjadi gambaran bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dapat dikemas melalui kebersamaan dan kegiatan yang melibatkan peserta didik secara langsung.

Dari Sukopuro, semangat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi ruang untuk menanamkan nilai kecintaan kepada Rasulullah sejak bangku pendidikan dasar.

Oleh: GsM Al Ashrof (Miftahul Mubin)

 

Ti
Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN