Cuaca
Memuat cuaca...
iklan 1
Berita

Taekwondo Piala Panglima TNI Jadi Ruang Tumbuh Atlet Muda, Kasrem 084/BJ Tekankan Sportivitas

Taekwondo Piala Panglima TNI Jadi Ruang Tumbuh Atlet Muda, Kasrem 084/BJ Tekankan Sportivitas

Surabaya – Media Indonesia Times | Semangat kompetisi dan sportivitas mewarnai pembukaan Open Tournament Kejuaraan Taekwondo Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di GOR Futsal Internasional Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Lidah Wetan, Surabaya, Sabtu (19/9/2026). Sebanyak 870 atlet ambil bagian dalam ajang yang mempertemukan talenta-talenta taekwondo dari berbagai daerah tersebut.

 

Kasrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, S.H., M.M., M.Han., mewakili Danrem 084/BJ, hadir bersama sejumlah pejabat TNI dan pengurus Persatuan Taekwondo Indonesia (PBTI). Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekjen PBTI Pusat Rafael Hotasi Siagian, Wakil Ketua IV PBTI Pusat Mayjen Mar Supriyono, Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., serta para PJU TNI AD, AL dan AU.

 

Dalam sambutan Panglima TNI yang dibacakan Brigjen TNI Muhammad Aidi, ditegaskan bahwa turnamen bukan sekadar arena untuk mencari kemenangan, tetapi juga menjadi ruang membangun karakter melalui olahraga. Nilai sportivitas, disiplin, kejuangan, kehormatan, tanggung jawab, kerja sama dan kepercayaan diri diharapkan tumbuh seiring dengan peningkatan kemampuan para atlet.

 

Mengusung tema “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia”, Open Tournament Piala Panglima TNI juga diarahkan untuk menjadi wadah pencarian bibit-bibit atlet potensial. Ajang ini sekaligus menjadi parameter pembinaan atlet, meningkatkan kualitas dan prestasi olahraga nasional, serta memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara TNI, Polri dan masyarakat.

 

Kasrem 084/BJ menekankan kepada para atlet agar menjadikan pertandingan sebagai kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus menempa mental sebagai olahragawan sejati. “Yang paling penting bukan hanya siapa yang menang, tetapi bagaimana setiap atlet mampu bertanding dengan keberanian, disiplin dan sportivitas serta tetap menghormati lawan dan menjunjung tinggi aturan,” tegasnya.

 

Menurutnya, olahraga memiliki kekuatan untuk mempertemukan banyak perbedaan dalam satu semangat kebersamaan. Karena itu, setiap pertandingan hendaknya menjadi ruang untuk membangun persahabatan, memperkuat jiwa korsa dan menumbuhkan rasa saling menghargai di antara atlet, pelatih, wasit maupun seluruh pihak yang terlibat.

 

Kasrem juga berharap turnamen tersebut dapat melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter kuat dan mental juara. “Harapannya, dari ajang ini muncul talenta-talenta terbaik yang kelak mampu mengharumkan nama daerah, TNI dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

 

Pembukaan turnamen ditandai secara simbolis oleh Brigjen TNI Muhammad Aidi, dilanjutkan pembacaan janji wasit dan atlet, penampilan tari kreasi Sanggar Tari Dewisri Baluran Mojokerto, demonstrasi taekwondo serta Pencak Silat Militer (PSM). Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar, dengan semangat persaudaraan yang menjadi bagian penting dari perjalanan menuju prestasi olahraga Indonesia.

(Bagas)

Ba
Penulis Bagas

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN