Keterangan foto: Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo saat bertemu di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Pertemuan tersebut disebut sebagai agenda silaturahmi dan tidak membahas putusan Mahkamah Konstitusi terkait perkara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Traktir
Pilih nominal traktir:
Nominal terpilih: -
Silakan transfer ke rekening berikut:
BCA 2640596034
a.n. Ari Bagus pranata
Terima Kasih!
Traktir Anda sebesar - telah tercatat sebagai dukungan untuk wartawan & redaksi Media Indonesia Times.
Silakan lakukan transfer ke rekening:
2640596034 (a.n. Ari Bagus pranata, BCA)
Semoga menjadi amal yang berkah!
Setelah menekan tombol Selesai, Anda dapat konfirmasi traktir via WhatsApp.
Terakhir: Konfirmasi via WhatsApp
Konfirmasi traktir Anda sebesar -
untuk berita ini kepada Admin via WhatsApp.
Bukti transfer Anda sudah terunggah & akan segera diperiksa Admin.
Suasana penuh keakraban dan nuansa kenegaraan mewarnai pertemuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan Presiden ke 7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa malam (6/10/2026).
Anda belum membaca semua isi berita ini
Pertemuan dua tokoh nasional tersebut menjadi perhatian publik. Selain memperlihatkan hubungan yang tetap terjalin baik, pertemuan Prabowo dan Jokowi juga menghadirkan simbol kuat mengenai kesinambungan komunikasi antarpemimpin bangsa.
Kedatangan Jokowi di kediaman Prabowo berlangsung dalam suasana hangat. Keduanya kemudian terlihat berbincang dan bersalaman, sebagaimana tergambar dalam pemberitaan yang beredar.
Momen tersebut sekaligus menunjukkan bahwa komunikasi dan silaturahmi antarpemimpin nasional tetap menjadi bagian penting dalam menjaga suasana kebangsaan yang kondusif.
Pertemuan antara Jokowi dan Prabowo bukan sekadar perjumpaan dua figur yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan pemerintahan Indonesia. Lebih dari itu, keduanya merupakan tokoh yang memiliki rekam jejak panjang dalam dinamika politik dan pemerintahan nasional.
Prabowo sendiri merupakan Presiden RI yang melanjutkan estafet kepemimpinan nasional setelah masa pemerintahan Jokowi. Karena itu, pertemuan keduanya memiliki nilai simbolis tersendiri, terutama dalam konteks kesinambungan kepemimpinan dan komunikasi politik nasional.
Dalam suasana yang berlangsung tertutup tersebut, berbagai spekulasi publik tentu bermunculan mengenai hal-hal yang dibicarakan. Namun, tanpa keterangan resmi mengenai substansi pembicaraan, pertemuan itu lebih tepat dimaknai sebagai bagian dari komunikasi dan silaturahmi dua tokoh nasional.
Pertemuan berlangsung hangat, simbol persatuan tetap kuat.
Foto yang beredar memperlihatkan Prabowo dan Jokowi saling berjabat tangan dengan latar suasana resmi dan sejumlah awak media yang mengabadikan momen tersebut. Adegan sederhana itu menjadi gambaran kuat tentang hubungan antartokoh bangsa yang tetap menjaga komunikasi.
Momentum tersebut juga menjadi pesan penting bahwa perbedaan posisi, dinamika politik, maupun pergantian pemerintahan tidak harus memutus tali silaturahmi.
Di tengah perjalanan bangsa yang terus berkembang, komunikasi antarpemimpin menjadi salah satu elemen penting untuk menjaga stabilitas serta memperkuat semangat persatuan nasional.
Pertemuan Prabowo dan Jokowi di Kertanegara pun menjadi momen seremonial sekaligus simbolis, memperlihatkan dua Presiden Republik Indonesia berada dalam satu ruang silaturahmi dengan suasana yang penuh keakraban dan penghormatan.
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.