Pelindo Integrasikan Sistem Tiket, Perkuat Akurasi Manifest Penumpang di Pelabuhan Gresik
GRESIK, 14 September 2026 — Media Indonesia Times | Transformasi digital di sektor kepelabuhanan terus diarahkan tidak hanya untuk mempercepat pelayanan, tetapi juga memastikan setiap proses operasional ditopang oleh data yang akurat dan terintegrasi. Langkah tersebut dilakukan PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Gresik melalui penguatan integrasi sistem tiket penumpang milik PT Sakti Inti Makmur dengan SeaPass, sistem layanan penumpang yang digunakan PT Pelindo Multi Terminal.
Upaya ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem layanan penumpang yang menghubungkan perusahaan pelayaran, pengelola terminal, hingga regulator. Integrasi antarsistem diharapkan mampu menciptakan keselarasan data sejak proses penjualan tiket hingga pengelolaan manifest penumpang di terminal.




Bagi operasional pelabuhan, manifest bukan sekadar dokumen administratif. Informasi mengenai jumlah dan identitas penumpang merupakan salah satu basis penting dalam penyelenggaraan pelayanan, pengawasan operasional, serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi yang membutuhkan identifikasi penumpang secara cepat.
Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Branch Gresik, Sutopo, mengatakan integrasi sistem merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan penumpang melalui pemanfaatan teknologi digital.




“Kami mendorong agar seluruh pelayaran penumpang ke depan dapat terintegrasi dengan baik. Dengan demikian, data penumpang menjadi lebih akurat dan pelayanan di terminal bisa semakin mudah, cepat, dan efektif,” ujar Sutopo.
Menurut Sutopo, keberhasilan digitalisasi layanan tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan masing-masing sistem, tetapi juga oleh sejauh mana sistem tersebut dapat saling berkomunikasi dan menghasilkan informasi yang konsisten.




Karena itu, integrasi antara sistem tiket perusahaan pelayaran dengan SeaPass diarahkan untuk membangun keselarasan informasi antara pihak pelayaran dan pengelola terminal. Dengan basis data yang lebih sinkron, potensi perbedaan maupun ketidaksesuaian informasi dalam manifest dapat ditekan.
“Yang ingin kami bangun bukan hanya sistem yang terhubung, tetapi juga proses pelayanan yang lebih tertib. Data yang masuk harus memiliki kesesuaian sehingga setiap pihak yang berkepentingan memiliki referensi informasi yang sama,” jelasnya.




Dari sisi operasional, integrasi tersebut juga berpotensi menyederhanakan alur pengelolaan data penumpang. Informasi yang sebelumnya dapat melalui sejumlah tahapan penginputan dan verifikasi dapat dipertukarkan antarsistem secara lebih terstruktur.
Kondisi itu pada akhirnya dapat membantu mengurangi pekerjaan yang bersifat berulang, meminimalkan potensi duplikasi data, serta memberikan dukungan yang lebih baik bagi petugas dalam menjalankan proses verifikasi di lapangan.




“Ketika sistem sudah terintegrasi, proses verifikasi dan pengelolaan data tentu menjadi lebih sederhana. Ini akan membantu petugas di lapangan sekaligus memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi penumpang,” kata Sutopo.
Bagi Pelindo Multi Terminal, penguatan digitalisasi merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan kepelabuhanan. Infrastruktur fisik yang memadai perlu berjalan beriringan dengan sistem informasi yang mampu mendukung proses operasional secara terintegrasi.




Dalam konteks pelayanan penumpang, kualitas data memiliki dimensi yang lebih luas. Akurasi manifest juga berkaitan dengan aspek keselamatan, khususnya ketika terjadi kondisi darurat yang membutuhkan informasi mengenai jumlah maupun identitas penumpang.
Ketersediaan data yang valid dapat membantu pihak-pihak terkait melakukan identifikasi, koordinasi, dan penanganan secara lebih cepat ketika situasi tersebut terjadi.
“Manifest bukan hanya persoalan administrasi. Data penumpang juga berkaitan dengan keselamatan. Ketika terjadi kondisi darurat, data yang akurat akan sangat membantu proses identifikasi dan koordinasi,” tutur Sutopo.
Dengan demikian, integrasi sistem tiket dengan SeaPass tidak hanya diposisikan sebagai pembaruan teknologi, tetapi sebagai bagian dari pembenahan proses bisnis yang menempatkan kualitas data sebagai salah satu fondasi pelayanan pelabuhan.
Komitmen integrasi tersebut dibahas dalam pertemuan antara PT Pelindo Multi Terminal Branch Gresik dan PT Sakti Inti Makmur pada Rabu (9/9/2026). Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan pelayaran menyatakan persetujuan dan kesediaannya untuk melakukan integrasi sistem tiket dengan SeaPass.
Tahap selanjutnya akan diarahkan pada penyesuaian aspek teknis antarsistem. Proses tersebut mencakup kebutuhan integrasi data serta mekanisme pertukaran informasi agar sistem dapat berfungsi secara optimal tanpa mengganggu proses operasional yang selama ini telah berjalan.
Pelindo Multi Terminal Branch Gresik memandang kolaborasi antarpemangku kepentingan sebagai elemen penting dalam membangun ekosistem pelayanan penumpang yang semakin terintegrasi.
Ketika perusahaan pelayaran, pengelola terminal, dan regulator memiliki akses terhadap informasi yang selaras, proses pelayanan dapat berlangsung lebih terukur. Pada saat yang sama, kualitas data dapat menjadi fondasi bagi koordinasi operasional dan pengambilan keputusan yang lebih cepat.
Integrasi ini juga diharapkan menjadi bagian dari proses berkelanjutan menuju tata kelola pelayanan penumpang yang semakin berbasis data. Bukan hanya bagaimana teknologi digunakan untuk mempercepat proses, tetapi bagaimana teknologi mampu menciptakan kesinambungan informasi dari hulu hingga hilir pelayanan.
“Harapannya, integrasi ini menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem pelayanan penumpang yang semakin terhubung. Kami ingin pelayanan di Pelabuhan Gresik semakin tertib, efisien, aman, dan tentunya memberikan kemudahan bagi masyarakat,” pungkas Sutopo. (Bagas)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati