Dosen Universitas PGRI Banyuwangi Dorong UMKM Roti Bagelan Melalui Teknologi Tepat Guna
BANYUWANGI – Upaya meningkatkan produktivitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi tepat guna. Salah satunya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh tim dosen Universitas PGRI Banyuwangi bersama UMKM Roti Bagelan Khas Banyuwangi.
Kegiatan bertajuk “Optimalisasi Produksi UMKM Roti Bagelan Khas Banyuwangi Melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna dan Pemasaran Berkelanjutan” ini diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi proses kerja, serta memperluas pemasaran produk.
Dalam pelaksanaannya, Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan tim dosen Universitas PGRI Banyuwangi. Tim yang terdiri atas Charis Fathul Hadi, Muhamad Khoirul Anam, dan Muhammad Zainal Roisul Amin memberikan pendampingan teknologi kepada UMKM produk roti dan kue milik Kavi Nirmala.
tim PKM memberikan pendampingan sekaligus penerapan teknologi tepat guna pada proses produksi roti bagelan. Teknologi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan mitra sehingga dapat digunakan secara praktis dalam aktivitas produksi sehari-hari.




Salah satu bentuk dukungan teknologi yang diberikan tim pengabdian merancang dan menerapkan teknologi yang mengintegrasikan proses pencampuran, pembagian, serta pembulatan adonan dalam satu rangkaian kerja. Mixer digunakan untuk mempercepat proses pengadukan, sedangkan divider dan rounder membantu menghasilkan potongan adonan dengan berat lebih presisi dan bentuk yang lebih seragam. Penggunaan peralatan tersebut diharapkan mampu membantu proses pencampuran adonan menjadi lebih efektif, konsisten, dan mengurangi beban pekerjaan manual.
Ketua tim PKM, Charis Fathul Hadi, menjelaskan bahwa penerapan teknologi pada UMKM tidak hanya berorientasi pada penggunaan alat, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap proses produksi dan keberlanjutan usaha.
“Teknologi yang diterapkan harus sesuai dengan kebutuhan mitra, mudah digunakan, dan memberikan manfaat nyata. Kami berharap pendampingan ini dapat membantu UMKM meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing produk lokal Banyuwangi,” ujarnya.




Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan hasil pengembangan teknologi perguruan tinggi agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha, Roti Bagelan Khas Banyuwangi diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan cita rasa dan karakter produk lokal, tetapi juga berkembang menjadi produk unggulan yang memiliki daya saing lebih kuat di pasar.
Program PKM tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara akademisi dan UMKM dapat menjadi salah satu strategi dalam mempercepat transformasi usaha berbasis teknologi, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi produk lokal Banyuwangi.
UCAPAN TERIMA KASIH




Tim pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, yang telah memberikan dukungan pendanaan terhadap pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui skema Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2026.
Dukungan pendanaan tersebut menjadi bagian penting dalam terlaksananya program “Optimalisasi Produksi UMKM Roti Bagelan Khas Banyuwangi Melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna dan Pemasaran Berkelanjutan.”
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Universitas PGRI Banyuwangi, mitra UMKM Roti Bagelan Khas Banyuwangi, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, partisipasi, dan kontribusi selama proses pelaksanaan kegiatan.
Semoga kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat ini dapat terus berlanjut dalam mendorong penguatan UMKM, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta peningkatan daya saing produk unggulan lokal Banyuwangi.




⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati