BNN dan UNJ Perkuat Kolaborasi: dari Kurikulum hingga Program Ananda Bersinar
Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., menyambut hangat kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen kampus dalam mendukung program-program BNN. Menurutnya, UNJ sebagai lembaga pendidikan memiliki fokus khusus dalam mengelola pendidikan, baik di tingkat universitas maupun melalui sekolah-sekolah di bawah naungan Labschool.
"Kami sangat mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh BNN, baik itu melalui integrasi ke dalam kurikulum persekolahan maupun di pendidikan tinggi," ujar Prof. Komarudin dalam sambutannya. Beliau juga menambahkan bahwa selama ini UNJ telah aktif melakukan mitigasi dan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menangani potensi kasus narkoba agar dapat tertangani dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI memberikan apresiasi tinggi kepada UNJ, khususnya Program Studi Bimbingan dan Konseling di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Prodi ini telah menjadi mitra strategis BNN dan UNODC sejak tahun 2019 dalam mengadaptasi program ketahanan keluarga anti narkotika.




Lebih lanjut, Kepala BNN RI memaparkan transformasi program BNN yang kini lebih fokus pada perlindungan anak melalui program "Ananda Bersinar". Fokus ini diambil mengingat tingginya persentase paparan narkotika terhadap anak-anak di Indonesia serta modus peredaran yang semakin beragam, seperti dalam bentuk permen dan makanan.
"Wujud narkotika saat ini sudah lebih berani, dikemas dalam bentuk permen dan makanan. Kami sangat concern terhadap anak-anak agar tidak menjadi korban," tegas Kepala BNN RI.
Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk mengembangkan model-model kegiatan yang mempraktikkan upaya pencegahan secara langsung di lapangan. Melalui kolaborasi ini, UNJ dan BNN sepakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba demi masa depan generasi muda Indonesia.
#warondrugsforhumanity BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati