Cuaca
Memuat cuaca...
iklan 1

Aksi Heroik Satlantas Polres Gresik, Antarkan Pasutri Asal Situbondo yang Ketinggalan Bus Mudik

Aksi Heroik Satlantas Polres Gresik, Antarkan Pasutri Asal Situbondo yang Ketinggalan Bus Mudik
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.

GRESIK - Deru bus mudik yang kian menjauh dari halaman Kantor Pemkab Gresik nyaris memupus harapan sepasang suami istri asal Situbondo untuk pulang kampung.

Terlambat 45 menit dari jadwal keberangkatan, keduanya hanya bisa pasrah hingga aksi cepat Satlantas Polres Gresik Polda Jatim mengubah segalanya lewat kejaran dramatis hingga Tol Tandes.

Pasangan tersebut tiba di lokasi keberangkatan pukul 08.15 WIB, sedangkan jadwal bus telah diberangkatkan tepat pukul 07.30 WIB.

Harapan pun seolah sirna, menyisakan kebingungan dan kepasrahan di tengah lokasi yang mulai lengang.

Namun situasi itu tak berlangsung lama. Personel Satuan Lalu Lintas Polres Gresik yang berjaga dengan cepat menangkap kondisi tersebut dan segera melaporkan kepada pimpinan jangan ada pemudik yang tertinggal.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima perintah.

“Instruksi pimpinan jelas, kami diminta memastikan tidak ada warga yang terlantar. Begitu laporan masuk, anggota langsung melakukan langkah cepat untuk mengejar bus rombongan,” ujarnya.

Tanpa membuang waktu, pasutri tersebut segera dinaikkan ke kendaraan Patroli dan Pengawalan (Patwal).

Sirine pun meraung, membelah arus lalu lintas pagi hari, menandai dimulainya aksi kejar yang tak biasa.

Koordinasi intens dilakukan melalui radio komunikasi untuk memantau posisi bus yang telah lebih dulu melaju ke arah tol.

Petugas di lapangan dan kru bus terus berkomunikasi demi menentukan titik pertemuan yang aman.

Aksi dramatis itu akhirnya berbuah manis di kawasan Tol Tandes. Bus berhasil dihentikan di bahu jalan, menunggu kedatangan kendaraan Patwal yang membawa dua penumpang “tertinggal” tersebut.

Ketegangan pun mencair seketika saat pintu bus kembali terbuka. Raut cemas pasangan suami istri itu berubah menjadi senyum lega penuh syukur.

AKP Nur Arifin menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di momen arus mudik Lebaran.

“Ini bukan sekadar tugas pengaturan lalu lintas, tetapi bagaimana kami hadir memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat bisa sampai ke tujuan dengan selamat,” imbuhnya.

Sementara itu, Bakti, salah satu penumpang yang sempat tertinggal, mengaku tak kuasa menahan haru atas bantuan yang diberikan.

“Saya sudah pasrah tadi, bingung harus pulang naik apa. Tidak menyangka justru dikawal Polisi sampai masuk tol untuk mengejar bus. Terima kasih banyak Polres Gresik,” ucapnya.

Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa di balik hiruk pikuk pengamanan mudik, hadir dedikasi dan kepedulian Kepolisian yang bekerja tanpa mengenal lelah demi memastikan setiap perjalanan masyarakat tetap berjalan dengan aman dan penuh harapan. (Red)

Id
Penulis Idham Holid
Id
Editor Idham Holid

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN