Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Waka Humas SMPN 1 Praya Tengah Diduga Batasi Akses Wartawan di Ruang Tunggu Satpam

Waka Humas SMPN 1 Praya Tengah Diduga Batasi Akses Wartawan di Ruang Tunggu Satpam

LOMBOK TENGAH, Media Indonesia Times — Seorang wartawan Media Indonesia Times, Ruslan, mengaku mengalami pembatasan akses saat hendak menemui Kepala SMP Negeri 1 Praya Tengah, Kasrah, S.Pd., di lingkungan sekolah.

 

Kejadian tersebut berlangsung saat Ruslan datang ke SMPN 1 Praya Tengah untuk menemui kepala sekolah. Setibanya di lokasi, Ruslan berada di ruang tunggu yang berada di sekitar pos keamanan. Di tempat tersebut terlihat Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, petugas keamanan atau security, serta petugas kebersihan.

 

Waka Humas kemudian menanyakan maksud kedatangan wartawan, asal media, serta siapa yang hendak ditemui.

"Saya mau bertemu Pak Kepala Sekolah, Kasrah, S.Pd.," ujar Ruslan menjawab pertanyaan tersebut.

 

Menurut Ruslan, Waka Humas kemudian menjelaskan bahwa Kepala SMPN 1 Praya Tengah pada hari itu sedang mengikuti rapat dinas.

 

Dalam percakapan tersebut, pembahasan kemudian sempat melebar pada pengalaman pribadi Waka Humas sebelum berkecimpung di dunia pendidikan, termasuk pengalamannya dalam kegiatan politik dan mengenal sejumlah anggota DPRD di Lombok Tengah.

 

Selang beberapa detik, petugas keamanan kemudian menyodorkan buku tamu kepada Ruslan untuk diisi. Namun, Ruslan memilih tidak mengisi buku tamu tersebut.

 

 

"Tujuan saya datang untuk menemui kepala sekolah sebagai wartawan. Saya ingin menyampaikan keperluan secara langsung," kata Ruslan.

 

Beberapa menit kemudian, Kepala SMPN 1 Praya Tengah, Kasrah, S.Pd., terlihat keluar dari dalam lingkungan sekolah. Saat hendak meninggalkan sekolah, kepala sekolah sempat berhenti di halaman.

 

Menurut keterangan yang diterima Media Indonesia Times, Kasrah menyampaikan bahwa dirinya hendak menghadiri rapat.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian karena menyangkut akses wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik di lingkungan lembaga pendidikan.

 

Namun demikian, Media Indonesia Times belum memperoleh penjelasan secara langsung dari Kepala SMPN 1 Praya Tengah maupun Waka Humas mengenai prosedur penerimaan wartawan dan alasan Ruslan diarahkan untuk menunggu di ruang tunggu satpam.

 

Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, Media Indonesia Times masih berupaya meminta klarifikasi dari pihak SMPN 1 Praya Tengah terkait peristiwa tersebut.

 

Pemberitaan ini tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan adanya pelanggaran sebelum diperoleh penjelasan dari seluruh pihak terkait. Klarifikasi dari pihak sekolah akan menjadi bagian penting dalam pemberitaan selanjutnya.

Ru
Penulis Ruslan
Ti
Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN