Segera Rampung, Pasar Banyuwangi-Inggrisan Bakal jadi Destinasi Heritage dan Wisata Kuliner
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Saat ini Pasar Banyuwangi dan Inggrisan tengah direvitaliasi oleh Kementerian PU.
"Progres dan hasilnya cukup bagus. Kita berharap ini bisa menjadi destinasi baru, khususnya heritage dan kuliner," kata Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyuwangi M Yanuar Bramuda, saat meninjau pembangunan pasar, Rabu (21/1/2026).
Turut meninjau Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Nanin Oktaviantie, Kepala Dinas Perhubungan I Komang Sudira Admaja, dan beberapa pejabat Pemkab, didampingi penanggungjawab pelaksana pembangunan pasar.




Pasar Banyuwangi akan menjadi pasar tradisional dengan konsep modern dan ikonik. Pasar ini didesain memiliki gedung utama yang terdiri atas dua lantai dengan arsitektur khas Osing, Banyuwangi. Pasar juga akan dibagi menjadi areal pasar basah, pasar kering, dan area kuliner dan juga dilengkapi dengan gedung parkir.
Sementara Asrama Inggrisan merupakan salah satu obyek cagar budaya. Asrama Inggrisan direvitalisasi sesuai ketentuan perundangan yang mengatur tentang cagar budaya. Orisinalitas bangunannya akan tetap dipertahankan. Nantinya akan menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi yang semakin meningkatkan daya tarik wisatawan.
Asrama Inggrisan merupakan komplek perkantoran telegrap yang menjadi penghubung dunia. Pada 1871, untuk pertama kalinya, Eropa dengan Australia tersambung kabel telegrap bawah laut. Di mana saat itu, Banyuwangi menjadi titik penghubungnya.
Dua gedung ini diharapkan bisa menunjang daya tarik menarik wisatawan untuk lebih betah tinggal di Banyuwangi.




"Kami berharap pembangunan yang segera dirampungkan dan segera bisa digunakan ini akan membawa rejeki yang lebih bagi para pedagang," ujar Bramuda.
(REDAKSI)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati