Cuaca
Memuat cuaca...
iklan 1
Berita

Proyek Preservasi Jalan di Banyuwangi Telan Anggaran Rp 17,7 Miliar Diduga Tidak Sesuai Spek, Gitran Watch Nusantara Surati Kepala PJN Jatim I

Proyek Preservasi Jalan di Banyuwangi Telan Anggaran Rp 17,7 Miliar Diduga Tidak Sesuai Spek, Gitran Watch Nusantara Surati Kepala PJN Jatim I

BANYUWANGI - Proyek Preservasi di Kabupaten Banyuwangi, Tahun Anggaran 2025 senilai Rp 17,7 Miliar disorot.

 

Proyek sepanjang 8,94 KM yang dibiayai APBN melalui Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Jawa Timur itu diduga bermasalah.

 

Sorotan datang dari DPW Jatim-Bali LSM Gitran Watch Nusantara. Ketua DPW, Ari Bagus Pranata, telah melayangkan surat konfirmasi resmi kepada Kepala Satker PJN Wilayah I di Sidoarjo, bernomor 6.002/Konfir/IX/2026 tertanggal 21 September 2026.

 

Dalam kajian lapangan pada 18-19 September 2025, tim menemukan indikasi kualitas pekerjaan tidak sesuai spesifikasi.

 

"Proyek itu Diduga lolos dari pengawasan PPK," tulis Gitran Watch dalam suratnya yang dilengkapi foto dan video dokumentasi lapangan.

 

Proyek dengan metode E-Purchasing tersebut kini diminta untuk diaudit. Gitran Watch mendesak BPK RI dan Inspektorat Jenderal Kementerian PU turun tangan melakukan audit investigatif terhadap mutu pekerjaan dan fungsi pengawasan.

 

Hingga kini, pihak Satker PJN Wilayah I Provinsi Jawa Timur belum memberikan keterangan resmi. Surat konfirmasi tersebut juga telah ditembuskan ke BPK RI, KPK, Kejaksaan Agung, Menteri PU, hingga Bupati Banyuwangi.

 

Jika terbukti ada penyimpangan, Gitran Watch Nusantara mendesak evaluasi total terhadap pejabat terkait, karena proyek tersebut menggunakan uang rakyat

Ar
Penulis Ari
Ti
Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN