Mengetuk Pintu Langit, Petugas dan Warga Binaan Lapas Banyuwangi Gelar Salat Istisqa
BANYUWANGI - Di tengah kondisi kemarau yang membuat hujan semakin jarang turun, petugas dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi bersama-sama menengadahkan tangan memanjatkan doa. Bertempat di Lapangan Blambangan Lapas Banyuwangi, Jumat (18/9) pagi, mereka melaksanakan Salat Istisqa sebagai ikhtiar untuk memohon turunnya hujan.
Kondisi kekeringan yang terjadi turut dipengaruhi oleh fenomena El Niño yang dapat menyebabkan berkurangnya curah hujan di wilayah Indonesia. Fenomena iklim tersebut membuat kondisi kemarau menjadi lebih kering sehingga ketersediaan air di sejumlah wilayah perlu mendapat perhatian.




Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, turut hadir dan mengikuti pelaksanaan Salat Istisqa bersama jajaran petugas dan warga binaan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk menghadapi kondisi kemarau sekaligus mengajak seluruh warga Lapas untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Salat Istisqa ini menjadi ikhtiar kita bersama. Di tengah kondisi kemarau dan minimnya hujan, kita tidak hanya berusaha secara lahiriah, tetapi juga memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” ujar Solichin.




Ia menambahkan, pelaksanaan ibadah bersama juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian dan kesadaran spiritual di lingkungan Lapas. Petugas dan warga binaan diajak untuk menghadapi setiap kondisi dengan tetap menjaga ketakwaan, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh petugas dan warga binaan untuk bersama-sama memohon kepada Allah SWT. Semoga hujan segera turun, memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, serta menjadi pengingat bagi kita untuk selalu bersyukur dan menjaga apa yang telah diberikan oleh-Nya,” tambahnya.




Salat Istisqa berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Petugas dan warga binaan mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk hingga ditutup dengan doa bersama. Dari Lapangan Blambangan, doa dipanjatkan bersama, mengiringi harapan agar hujan segera turun dan membawa kesejukan serta keberkahan bagi Banyuwangi dan sekitarnya.
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati