Keterangan Foto: Kolaborasi YR TIM, KNPI, dan Cipayung Plus saat menyalurkan 10.000 masker gratis kepada masyarakat di Kabupaten Pohuwato, Kamis (15/10/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga di tengah kondisi udara yang kurang kondusif.
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Traktir
Pilih nominal traktir:
Nominal terpilih: -
Silakan transfer ke rekening berikut:
BCA 2640596034
a.n. Ari Bagus pranata
Terima Kasih!
Traktir Anda sebesar - telah tercatat sebagai dukungan untuk wartawan & redaksi Media Indonesia Times.
Silakan lakukan transfer ke rekening:
2640596034 (a.n. Ari Bagus pranata, BCA)
Semoga menjadi amal yang berkah!
Setelah menekan tombol Selesai, Anda dapat konfirmasi traktir via WhatsApp.
Terakhir: Konfirmasi via WhatsApp
Konfirmasi traktir Anda sebesar -
untuk berita ini kepada Admin via WhatsApp.
Bukti transfer Anda sudah terunggah & akan segera diperiksa Admin.
POHUWATO, GORONTALO – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan melalui kolaborasi Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), dan Cipayung Plus dengan menyalurkan 10.000 masker gratis kepada masyarakat Kabupaten Pohuwato, Kamis (15/10/2026).
Anda belum membaca semua isi berita ini
Kegiatan sosial ini dilaksanakan di sejumlah titik yang tersebar di lima kecamatan, yakni Paguat, Marisa, Duhiadaa, Patilanggio, hingga Randangan. Pembagian masker tersebut menjadi salah satu langkah nyata untuk membantu masyarakat melindungi diri di tengah kondisi udara yang dinilai kurang kondusif.
Aksi ini dilakukan menyusul dugaan pengaruh asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari luar daerah serta kebakaran yang terjadi di beberapa titik di wilayah Gorontalo. Meski demikian, penyebab dan tingkat kualitas udara perlu merujuk pada informasi resmi dari instansi berwenang.
Ketua KNPI Marisa, Erik Munandar, mengatakan kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup hanya disampaikan melalui imbauan, tetapi perlu diwujudkan dalam aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung.
Menurut Erik, kolaborasi antara YR TIM, KNPI, dan Cipayung Plus merupakan bentuk sinergi organisasi kepemudaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama ketika kondisi lingkungan berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada YR TIM yang menjadi donatur utama dalam kegiatan pembagian masker gratis tersebut. Dukungan itu dinilai menjadi bagian penting dalam merealisasikan penyaluran bantuan di lima kecamatan di Kabupaten Pohuwato.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada YR TIM yang telah menjadi donatur utama dalam kegiatan ini. Dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat Pohuwato,” ujar Erik.
Apresiasi turut disampaikan kepada RSUD Bumi Panua melalui Direktur, dr. Dian Tambunan, yang berpartisipasi dengan memberikan bantuan sebanyak 500 masker untuk mendukung kegiatan tersebut.
Erik menilai dukungan rumah sakit daerah itu mencerminkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, YR TIM, KNPI, dan Cipayung Plus berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan diri, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan saat kondisi udara kurang baik.
Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara serta memperhatikan anjuran dari instansi terkait. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan diri, dengan tetap menyesuaikan jenis masker dan tingkat perlindungan terhadap kondisi yang dihadapi.
Kolaborasi tersebut sekaligus mempertegas peran organisasi kepemudaan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Setelah berbagai kegiatan bantuan sosial, termasuk penyaluran paket sembako dan air bersih, YR TIM kembali hadir bersama organisasi pemuda melalui aksi pembagian masker gratis.
Dengan penyaluran 10.000 masker di lima kecamatan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi persoalan lingkungan dan kesehatan di Kabupaten Pohuwato.
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.