KPK Ungkap OTT Bupati Lombok Barat, Diduga Terkait Penerimaan Uang Proyek
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), yang diduga berkaitan dengan penerimaan uang dalam sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, tim penyidik mengamankan 19 orang dalam operasi tersebut. Setelah menjalani pemeriksaan awal di Markas Brimob Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), tujuh orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.




"Salah satu yang dibawa ke Jakarta adalah Bupati Lombok Barat," ujar Budi dalam keterangan resmi, Senin (20/7).
Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah serta sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki.




Menurut Budi, dugaan perkara tersebut berkaitan dengan penerimaan uang oleh kepala daerah atas sejumlah proyek di Kabupaten Lombok Barat. Selain bupati, pihak yang diamankan terdiri atas sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan pihak swasta.
"Bupati, beberapa ASN Pemkab Lombok Barat, dan pihak swasta dibawa ke Jakarta sesuai kebutuhan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.




KPK menyebut Lalu Ahmad Zaini diamankan di rumah dinasnya. Sementara itu, sejumlah pejabat lainnya diamankan di kantor dinas serta beberapa lokasi berbeda di wilayah Lombok Barat.
Seluruh pihak yang diamankan lebih dahulu menjalani pemeriksaan awal di Mako Brimob Polda NTB sebelum diterbangkan ke Jakarta. KPK juga masih mendalami dugaan aliran dana serta peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut.




Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Lembaga antirasuah itu juga akan menyampaikan konstruksi perkara secara resmi setelah proses gelar perkara selesai.
Lebih lanjut, kasus ini menjadi perhatian publik karena kembali melibatkan seorang kepala daerah dalam operasi tangkap tangan. Hingga berita ini ditulis, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan dan belum mengumumkan penetapan tersangka.




Pewarta: (Ruslan)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Medicaid Expansion Improves Hypertension and Diabetes Control
Kombes Pol Rama Samtama Putra Pamit, Aktivis dan Masyarakat Banyuwangi Merasa Kehilangan
Sambut Ramadhan 1447 H, Personel Koramil 0825/14 Kabat Gelar Karya Bhakti Bersihkan Makoramil