Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Bukan Sekadar Sosialisasi, Polresta Banyuwangi Bangun 'Benteng Moral' Pelajar dari Narkoba dan Pelanggaran Lalu Lintas

Bukan Sekadar Sosialisasi, Polresta Banyuwangi Bangun 'Benteng Moral' Pelajar dari Narkoba dan Pelanggaran Lalu Lintas

Banyuwangi – Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran Baru, Polresta Banyuwangi menggelar kegiatan sosialisasi secara serentak di berbagai sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK se-Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui personel Bhabinkamtibmas, Satuan Lalu Lintas, Satuan Binmas, Satreskrim, serta fungsi pembinaan lainnya sebagai bentuk komitmen Polri dalam membina dan melindungi generasi muda.

 

Materi yang disampaikan meliputi pencegahan kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan narkotika, serta pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. Edukasi diberikan secara interaktif agar mudah dipahami para siswa, sekaligus menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap hukum sejak dini.

 

Selain memberikan pemahaman mengenai dampak negatif kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika, personel Polresta Banyuwangi juga mengajak para pelajar untuk bijak dalam menggunakan media sosial, menghindari perundungan (bullying), serta tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum. Di bidang keselamatan berlalu lintas, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, penggunaan helm berstandar SNI, serta larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi siswa yang belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan MPLS merupakan bagian dari upaya preventif untuk membangun karakter generasi muda sekaligus mencegah munculnya berbagai bentuk pelanggaran hukum di kalangan pelajar.

"MPLS merupakan momentum yang tepat untuk memberikan pembinaan kepada para pelajar sejak awal memasuki lingkungan sekolah. Melalui edukasi mengenai kenakalan remaja, bahaya narkotika, dan keselamatan berlalu lintas, kami ingin membangun kesadaran hukum serta membentuk karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi serta menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum," ujar Kapolresta banyuwangi.

 

Kapolresta menambahkan bahwa pembinaan terhadap generasi muda tidak dapat dilakukan oleh Polri semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari sekolah, orang tua, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

"Kami berharap sinergi antara Polri, pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin dengan baik. Dengan kolaborasi tersebut, kita dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta melahirkan generasi Banyuwangi yang cerdas, berkarakter, dan bebas dari pengaruh narkoba maupun perilaku menyimpang," tambahnya.

 

Melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan secara serentak di sekolah-sekolah se-Kabupaten Banyuwangi ini, Polresta Banyuwangi berharap para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menaati aturan, menjaga pergaulan yang sehat, serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.(***)

Ti
Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN