Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Wonosari Beach Kembali Berbenah, Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Wisatawan

Wonosari Beach Kembali Berbenah, Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Wisatawan
Foto: Pengelola Wonosari Beach bersama sejumlah pihak berfoto bersama di kawasan pantai seusai kegiatan tasyakuran dan pembenahan tata kelola wisata di Wonosari Beach, Kelurahan Sobo, Banyuwangi, Rabu (12/8/2026)

BANYUWANGI, Media Indonesia Times — Wonosari Beach di Kelurahan Sobo, Kabupaten Banyuwangi, terus berbenah untuk meningkatkan tata kelola serta kualitas pelayanan kepada wisatawan. Pengelola menargetkan kawasan wisata pantai tersebut dapat menjadi destinasi yang nyaman, aman, dan terjangkau bagi masyarakat.

Salah satu daya tarik Wonosari Beach adalah harga tiket masuk yang relatif murah, yakni Rp3.000 per orang. Dengan biaya tersebut, wisatawan dapat menikmati suasana pantai sekaligus panorama alam yang menjadi salah satu potensi wisata di kawasan Sobo.

Langkah pembenahan diawali dengan kegiatan tasyakuran yang digelar jajaran panitia pengelola. Kegiatan tersebut diawali dengan khotmil Quran pada malam hari. Pada pagi harinya, kegiatan dilanjutkan dengan dzikir dan shalawat bersama yang ditutup dengan doa serta makan bersama.

Ketua panitia pengelola Wonosari Beach, Tibyani, yang akrab disapa P Yani, mengatakan kegiatan doa bersama menjadi bagian dari ikhtiar pengelola untuk mengawali proses pembenahan kawasan wisata tersebut.

"Kami mengawali pembenahan ini dengan doa bersama. Harapannya, ke depan Wonosari Beach terus berkembang dan menjadi lebih baik, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada para wisatawan," ujar Tibyani.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi, termasuk Setyo Harini, S.Pi., M.Si.

Dalam sambutannya, Setyo Harini menekankan pentingnya tata kelola wisata pantai yang mampu berjalan berdampingan dengan aktivitas masyarakat, khususnya para nelayan.

Menurut dia, pengembangan kawasan wisata pantai perlu tetap memperhatikan keberlangsungan lingkungan dan konservasi alam. Karena itu, pengelola maupun masyarakat diharapkan dapat menjaga kawasan pantai secara bersama-sama agar pengembangan pariwisata tidak mengesampingkan kelestarian lingkungan.

"Pengelolaan wisata pantai harus bisa berjalan berdampingan dengan para nelayan. Konservasi alam juga harus tetap dijaga secara bersama," kata Setyo.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pokdarwis (Kelompok Sadar Pariwisata) Banyuwangi, Abd. Aziz, memberikan sejumlah masukan kepada pengelola Wonosari Beach.

Ia mendorong agar pengelolaan destinasi wisata dilakukan secara kompak, solid, terbuka, dan mengedepankan transparansi. Menurutnya, tata kelola yang baik menjadi salah satu faktor penting agar sebuah destinasi wisata dapat berkembang secara berkelanjutan.

Abd. Aziz juga meminta pengelola tetap mempertahankan karakter alami kawasan pantai, termasuk menjaga keberadaan area yang teduh.

"Pengelola harus kompak, solid, open management, dan transparansi harus diutamakan. Selain itu, keteduhan pantai juga perlu dijaga karena wisatawan lokal membutuhkan suasana yang teduh dan nyaman," ujarnya.

Berbagai masukan dan dukungan dari sejumlah pihak tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi pengelola untuk meningkatkan kualitas Wonosari Beach. Tidak hanya dari sisi fasilitas, tetapi juga dari aspek pelayanan, tata kelola, kenyamanan wisatawan, serta keberlanjutan lingkungan.

Tibyani berharap keberadaan Wonosari Beach dapat menjadi salah satu alternatif wisata bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana pantai dengan biaya terjangkau.

"Untuk wisatawan lokal yang mencari tempat wisata dengan tiket masuk murah, suasana alam pantai yang indah dan tenang, Wonosari Beach Sobo Banyuwangi bisa menjadi salah satu pilihan," pungkasnya.

GsM Al Ashrof ( Miftahul Mubin)

Gs
Penulis GsM Al Ashrof ( Miftahul Mubin)
Ti
Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN