VIRAL TAMBANG EMAS ILEGAL DI KALTENG, MUNCUL SUARA PRO DAN KONTRA — KEUNTUNGAN PRIBADI DIATAS KELINGKUNGAN
PALANGKA RAYA — Kegiatan pertambangan emas tanpa izin yang marak di berbagai wilayah Kalimantan Tengah menjadi sorotan luas dan viral di media sosial. Isu ini memunculkan pandangan yang beragam di tengah masyarakat, antara yang memaklumi serta yang menegaskan kerugian yang ditimbulkan.
Sebagian pelaku usaha yang terlibat menyampaikan pandangannya, mengatakan: "Daripada dikuasai orang asing, lebih baik kita sendiri yang menghasilkan dari tanah kita sendiri."




Namun di sisi lain, pandangan tersebut dibantah oleh banyak pihak. Mereka menegaskan bahwa pemikiran tersebut keliru. Pelaku usaha dikatakan tidak menyadari atau mengabaikan dampak nyata yang ditimbulkan, di mana aktivitas tersebut justru mementingkan keuntungan pribadi dan memperkaya diri sendiri tanpa memikirkan kerusakan lingkungan yang ditinggalkan.
"Kata mereka, hasil bumi ini milik kita semua. Namun kenyataannya, yang kaya hanya segelintir orang, sementara sungai keruh, tanah rusak, dan warga sekitar yang menanggung kerugian jangka panjang," ungkap salah satu warga yang memantau perkembangan di media sosial.




Aktivitas pertambangan tanpa izin diketahui mencemari sungai, merusak struktur tanah, mengancam sumber air bersih warga, serta melanggar Undang-Undang Pertambangan dan Lingkungan Hidup. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menindak tegas dan adil, sehingga kekayaan alam Kalimantan Tengah dapat dinikmati secara berkelanjutan, bukan merugikan generasi mendatang.
Pantauan media, hingga saat ini berbagai pihak terus menyerukan penyelesaian masalah ini agar tidak terus berlarut-larut.
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati