Video CCTV Pegawai SPPG Bantarbolang Viral, Manajemen Bantah Dugaan Perselingkuhan
PEMALANG – Potongan rekaman CCTV dari lingkungan kerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bantarbolang 3, Kabupaten Pemalang, menjadi sorotan publik setelah beredar luas di media sosial dan memunculkan dugaan perselingkuhan di antara pegawai.
Video berdurasi sekitar tiga menit itu memperlihatkan interaksi antara seorang ahli gizi berinisial R dengan relawan berinisial A di area mess dan dapur. Rekaman tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Menanggapi hal itu, Kepala SPPG Bantarbolang 3, Rifki Dwi Ramadhan, membantah adanya tindakan asusila sebagaimana yang ramai diperbincangkan. Menurutnya, interaksi dalam rekaman merupakan bagian dari komunikasi terkait pekerjaan yang kemudian disalahartikan.
"Video CCTV itu memang benar, tetapi isinya disalahpahami. Relawan menghampiri ahli gizi untuk berkonsultasi mengenai pekerjaan. Memang sempat terjadi dinamika berupa kecemburuan pribadi di lingkungan internal," ujar Rifki, Kamis (23/7/2026).




Senada dengan itu, Asisten Lapangan SPPG 3 Bantarbolang, Sigit, mengatakan video yang beredar bukan rekaman utuh. Ia menyebut rekaman asli berdurasi sekitar delapan menit, namun dipotong menjadi tiga menit sehingga berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru.
Manajemen juga menjelaskan bahwa saat kejadian aktivitas di lokasi berlangsung normal. Pintu ruangan disebut tidak terkunci dan sejumlah pegawai tetap beraktivitas, termasuk petugas yang melintas membawa tabung gas.
Menurut pihak manajemen, mencuatnya kembali video tersebut diduga berkaitan dengan persoalan pribadi antarrelawan yang sebelumnya telah diselesaikan secara internal.
SPPG Bantarbolang 3 mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan berdasarkan potongan video yang beredar tanpa konteks secara utuh. Pihak manajemen meminta publik menunggu informasi yang lengkap sebelum memberikan penilaian.




⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Medicaid Expansion Improves Hypertension and Diabetes Control
Kombes Pol Rama Samtama Putra Pamit, Aktivis dan Masyarakat Banyuwangi Merasa Kehilangan