Talang Diangkat, Penambang Menangis: "Ini Sumber Nafkah Keluarga Kami"
POHUWATO – Suasana haru menyelimuti kawasan Muara DAM, Kabupaten Pohuwato. Sejumlah penambang tradisional tak kuasa menahan kesedihan setelah talang yang selama ini mereka gunakan untuk mengalirkan air dalam aktivitas penambangan diangkat dan tidak lagi dapat digunakan.
Bagi mereka, talang bukan sekadar alat kerja. Fasilitas itu merupakan penopang utama mata pencaharian yang selama bertahun-tahun menjadi sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, membiayai pendidikan anak, hingga mencukupi kebutuhan sehari-hari.




"Ini sumber nafkah keluarga kami. Kalau talang diangkat, kami tidak bisa bekerja. Mau makan apa anak istri kami?" ujar salah seorang penambang dengan nada sedih.
Sejumlah penambang mengaku sejak talang tersebut tidak lagi berfungsi, aktivitas mereka lumpuh total. Pendapatan yang sebelumnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga kini terhenti.




Kondisi itu membuat mereka berharap ada solusi yang mengedepankan kemanusiaan dan keadilan bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas penambangan tradisional.
Di sisi lain, polemik di kawasan Muara DAM juga masih menjadi perhatian publik. Berbagai persoalan, mulai dari pembongkaran fasilitas penambang, pembangunan bronjong di sekitar daerah aliran sungai, hingga perizinan perusahaan, masih menjadi bahan pembahasan berbagai pihak.




Masyarakat berharap pemerintah daerah, aparat terkait, dan perusahaan dapat membuka ruang dialog yang konstruktif agar penyelesaian persoalan tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih luas. Mereka juga meminta setiap langkah yang diambil tetap memperhatikan hak-hak masyarakat serta ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini disusun, pihak perusahaan maupun instansi terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan resmi mengenai kebijakan yang menyebabkan aktivitas penambang tradisional terhenti.
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Medicaid Expansion Improves Hypertension and Diabetes Control
Kombes Pol Rama Samtama Putra Pamit, Aktivis dan Masyarakat Banyuwangi Merasa Kehilangan
Berbagi di Bulan Ramadhan, Satlantas Bangkalan dan Ojol Perkuat Sinergi Ciptakan Kamselticarlantas