Sambut Tahun Baru, Lapas Banyuwangi Gelar Doa Lintas Agama
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Acara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh warga binaan dari tiga perwakilan agama, yakni Islam, Kristen, dan Hindu. Pelaksanaan doa dilakukan secara serentak namun terbagi dalam kelompok masing-masing keyakinan, dengan pengawasan ketat serta pendampingan langsung dari para petugas Lapas.
Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial untuk menyambut tahun baru. Menurutnya, doa bersama ini dirancang sebagai wadah bagi para warga binaan untuk menengok kembali perjalanan hidup mereka selama setahun terakhir.
"Doa lintas agama ini kami gelar sebagai sarana refleksi dan evaluasi diri atas apa yang telah dilalui sepanjang tahun 2025. Kami ingin warga binaan memiliki ruang untuk berbenah dan bersiap diri menyongsong tahun 2026 dengan hati yang bersih dan perubahan perilaku," ujar Wayan.




Selain menjadi ajang introspeksi bagi individu, kegiatan ini juga membawa misi kemanusiaan dan kebangsaan. Seluruh peserta memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa memohon perlindungan bagi seluruh warga binaan dan jajaran petugas agar Lapas Banyuwangi senantiasa dalam kondisi aman dan kondusif.
Tak hanya untuk lingkup internal, doa juga dipanjatkan untuk keselamatan Bangsa dan Negara Indonesia. Harapannya, di tahun yang baru nanti, Indonesia dapat terhindar dari segala bentuk bencana dan musibah.
Wayan berharap semangat tahun baru dapat membawa perubahan perilaku bagi para warga binaan. Ia mendorong mereka untuk lebih aktif dan tekun dalam mengikuti setiap program pembinaan yang disediakan oleh pihak Lapas.
"Kami berharap di tahun yang baru, warga binaan memiliki semangat baru untuk memperbaiki diri. Semoga Lapas Banyuwangi selalu dalam keadaan aman, dan negara kita tercinta Indonesia senantiasa dalam lindungan-Nya," pungkasnya.




(Red)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati