Cuaca
Memuat cuaca...
iklan 1

Pastikan Kelayakan Armada Wisata dan Angkutan Umum, Satlantas Polres Tanjung Perak Gelar Ramp Check di Terminal Ampel

Pastikan Kelayakan Armada Wisata dan Angkutan Umum, Satlantas Polres Tanjung Perak Gelar Ramp Check di Terminal Ampel
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.

TANJUNG PERAK - Media Indonesia Times | Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama jajaran kepolisian di tengah meningkatnya aktivitas transportasi publik. Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Dinas Perhubungan menggelar inspeksi keselamatan atau Ramp Check kendaraan bus pariwisata dan angkutan umum di Terminal Bus Ampel.

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk memastikan kelaikan kendaraan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang bertujuan untuk menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas di wilayah hukum Tanjung Perak.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin Rodji melalui Kasi Humas Iptu Suroto, menegaskan bahwa pemilihan Terminal Ampel sebagai lokasi inspeksi bukan tanpa alasan. Kawasan ini merupakan titik krusial mengingat tingginya volume bus pariwisata yang membawa jamaah wisata religi ke Makam Sunan Ampel.

"Kegiatan Ramp Check kendaraan bus pariwisata dan angkutan umum ini dilakukan dalam rangka Ops Keselamatan Semeru 2026. Kami menyasar bus pariwisata karena banyaknya kendaraan yang mengantar peziarah ke wisata religi Sunan Ampel, selain juga memeriksa angkutan umum lainnya. Kegiatan ini kami gelar berkala, " ujarnya.

Inspeksi yang dilakukan meliputi pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi teknis kendaraan, mulai dari fungsi pengereman, lampu-lampu, kondisi ban, hingga kelengkapan administrasi kendaraan.

Tak hanya kendaraan, kesiapan fisik dan mental pengemudi juga menjadi perhatian petugas guna mencegah potensi kecelakaan akibat faktor manusia.

Ramp Check ini diharapkan menjadi langkah preventif untuk memastikan setiap armada yang beroperasi memenuhi persyaratan laik jalan.

"Keamanan, kenyamanan, dan keselamatan penumpang adalah prioritas utama, " imbuhnya.

Operasi Keselamatan Semeru 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026.

Mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026”, polisi mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif.

Iptu Suroto juga menekankan bahwa penegakan hukum tetap akan dilakukan secara selektif prioritas terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan fatalitas kecelakaan.

"Sasaran Operasi Keselamatan Semeru 2026 adalah pelanggaran yang memiliki risiko tinggi, seperti kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), melawan arus, pengendara tanpa helm SNI, hingga penggunaan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan," tegasnya.

Melalui sinergi antara Polri dan instansi terkait, diharapkan tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang kondusif. (Bagas)

Id
Penulis Idham Holid
Id
Editor Idham Holid

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN