Cuaca
Memuat cuaca...
iklan 1

Khidmat dan Penuh Barokah, Haul Ke-9 Mbah Kyai Bashiroh Ibnulloh Satukan Santri Nusantara di Sampang

Khidmat dan Penuh Barokah, Haul Ke-9 Mbah Kyai Bashiroh Ibnulloh Satukan Santri Nusantara di Sampang
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.

Sampang — Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti pelaksanaan Haul Mbah Kyai Bashiroh Ibnulloh ke-9 yang digelar di Kabupaten Sampang, Madura, pada Sabtu (7/2/2026).

Acara yang sarat nilai spiritual ini berlangsung lancar, tertib, dan penuh keberkahan, menjadi momentum penting untuk mengenang jasa dan keteladanan seorang ulama kharismatik yang jejak dakwahnya masih hidup di tengah umat.

Puluhan santri dari berbagai daerah turut menghadiri acara haul tersebut. Mereka datang dari Sampang, Pamekasan, Mandangin, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Jember hingga Banyuwangi.

Kehadiran para santri lintas daerah ini menjadi bukti kuat bahwa ajaran dan perjuangan Mbah Kyai Bashiroh Ibnulloh terus mengalir, melampaui sekat wilayah dan zaman.

Rangkaian acara haul diisi dengan pembacaan tahlil, doa bersama, serta lantunan shalawat yang menggema khusyuk, menghadirkan suasana batin yang mendalam. Para jamaah larut dalam doa, memohon rahmat dan ampunan Allah SWT, sekaligus berharap limpahan barokah dari keteladanan sang wali Allah.

Hasyim, selaku tuan rumah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran para santri dan undangan yang dengan istiqamah selalu hadir dalam setiap peringatan haul.

“Saya menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran para santri dari berbagai daerah. Semoga pada tahun-tahun mendatang, acara Haul Mbah Kyai Bashiroh Ibnulloh dapat terus terselenggara dan semakin banyak santri yang hadir,” ungkap Hasyim.

Lebih lanjut, Hasyim menuturkan bahwa haul ke-9 ini memiliki nuansa spiritual yang begitu kuat. Ia merasakan seolah kehadiran sosok Mbah Kyai Bashiroh Ibnulloh menyertai jalannya acara, menguatkan hati para jamaah yang hadir.

“Haul kali ini terasa sangat religius. Seakan-akan Mbah Kyai Bashiroh Ibnulloh hadir di tengah-tengah kita, menyapa batin dan mengingatkan kita semua untuk terus meneladani akhlak dan perjuangan beliau,” tambahnya.

Peringatan haul ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, namun juga menjadi sarana mempererat ukhuwah santri, meneguhkan nilai keislaman, serta merawat tradisi keulamaan yang telah mengakar kuat di bumi Madura. Dengan doa dan kebersamaan, Haul Mbah Kyai Bashiroh Ibnulloh ke-9 pun menjadi penanda bahwa cahaya dakwah para ulama tak pernah padam, terus menyinari jalan umat menuju ridha Ilahi.

Sayadi menyampaikan bahwa meskipun telah sembilan tahun berlalu sejak wafatnya Mbah Kyai Bashiroh Ibnulloh, namun kehadiran ruhani beliau tetap terasa hidup di tengah umat. Waktu memang memisahkan raga, tetapi tidak mampu memadamkan cahaya keteladanan dan kedalaman ilmu yang telah beliau tanamkan dalam jiwa para santri dan masyarakat.

Menurutnya, Mbah Kyai Bashiroh Ibnulloh bukan sekadar dikenang sebagai sosok ulama, melainkan sebagai penjaga nilai dan penuntun hati. Fatwa-fatwa dan ajaran suci yang beliau sampaikan lahir dari kejernihan batin dan keikhlasan ibadah, sehingga hingga kini masih menjadi pegangan hidup, penyejuk nurani, dan penuntun langkah umat dalam menghadapi dinamika zaman.

“Secara jasad beliau telah berpulang, namun secara makna dan ruhani, beliau seakan masih hadir di tengah-tengah kita,” tutur Sayadi.

Setiap nasihat yang pernah disampaikan, setiap doa yang pernah dilantunkan, terus hidup dan bersemi dalam ingatan serta amalan para muridnya.

Oleh karena itu, lanjut Sayadi, Haul Mbah Kyai Bashiroh Ibnulloh digelar bukan sekadar sebagai tradisi tahunan, melainkan sebagai ruang muhasabah dan tabarrukan untuk kembali mengingat, meresapi, dan mengamalkan ajaran-ajaran luhur yang telah beliau wariskan.

Haul menjadi ikhtiar batin agar tali ruhani antara murid dan guru tetap terjaga, serta agar nilai-nilai keikhlasan, kebijaksanaan, dan keteguhan iman terus hidup dalam perjalanan umat.

Dengan doa dan dzikir yang dipanjatkan, para jamaah berharap Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya kepada Mbah Kyai Bashiroh Ibnulloh, sekaligus meneguhkan langkah generasi penerus agar tetap istiqamah di jalan kebenaran yang telah beliau tunjukkan. (Bagas )

Id
Penulis Idham Holid
Id
Editor Idham Holid

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN