Kakorlantas Polri Akan Blender Polantas Nakal, Agus Flores : Nanti Saya Bantu Blender
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Pengakuan ini disampaikannya pada Selasa (30/12/2025). Agus menekankan bahwa masih ditemukannya praktik transaksional ini bertentangan dengan semangat reformasi kultur yang didorongnya, yaitu perubahan dari "dilayani" menjadi "melayani" masyarakat.
Ia menyatakan keyakinan bahwa dengan semangat tersebut, institusi dapat berubah menjadi lebih baik demi kepentingan publik.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Kakorlantas mengklaim telah menyampaikan larangan keras terhadap segala bentuk pelayanan transaksional kepada seluruh jajaran, mulai dari para Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) hingga Direktur Lalu Lintas (Dirlantas). Langkah ini merupakan penegasan komitmen Polri dalam memastikan pelayanan publik, khususnya di bidang lalu lintas, berjalan bersih dan bebas dari interaksi yang bersifat koruptif.




Lebih lanjut, Irjen Agus Suryonugroho menegaskan sanksi tegas bagi personel yang masih kedapatan melakukan pungli. Ia bahkan mengutip pernyataan keras yang mengibaratkan bahwa oknum tersebut "silakan di-blender" jika masih melakukan praktik curang. Penegasan ini mengindikasikan keberanian pimpinan Korlantas untuk mengambil tindakan ekstrem dan tidak mentoleransi adanya oknum yang merusak citra dan integritas kepolisian. (Sumber source: kompas)
Selanjutnya, Di Media Detik Satu.Id, Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (FR) dan Fast Respon Nusantara, R.Mas MH Agus Rugiarto SH dijuluki Jendral Kupu Kupu Agus Flores, Kamis (1/1/2026) , apa yang disebut Kakorlantas Polri Semuanya Benar, Karena Banyak Oknun Polantas, masih menggunakan cara merusak citra Polri.
" Kalau Kakorlantas Blender Oknum Polisi Merusak Institusi Lantas, Nanti Saya Bantu Blender" tegasnya.
(Redaksi)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati