Cuaca
Memuat cuaca...
iklan 1

"Buang” Preman yang Belajar Berbuat Baik: Sedekah dari Hati untuk Rintisan Pesantren

"Buang” Preman yang Belajar Berbuat Baik: Sedekah dari Hati untuk Rintisan Pesantren
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.

Banyuwangi, -Media Indonesia Times – 7 Februari 2026 Belajar berbuat baik bisa datang dari siapa saja, termasuk dari mereka yang masih berjuang memperbaiki diri dalam menjalani ketaatan beragama. Hal itulah yang tercermin dari sosok Buang, seorang pengrajin sekaligus pengusaha jasa pembuatan perangkat dan perkakas mebel berbahan aluminium.

Buang, pemilik usaha Sinar Mutiara yang berlokasi di Lingkungan Kramat, Kertosari, Kecamatan Kota Banyuwangi, mengaku dalam kesehariannya masih belum mampu sepenuhnya menjalankan ajaran agama Islam secara utuh. Bahkan, ia secara jujur mengakui masih belum bisa lepas dari kebiasaan mengonsumsi minuman keras.

Namun di balik itu, tersimpan niat tulus dalam dirinya untuk belajar berbuat baik.

Niat tersebut diwujudkan Buang dengan bersedekah berupa daunan jendela dan pintu bekas berbahan kayu jati super untuk digunakan di Rintisan Pondok Pesantren Darut Tauhiid Miftahul Ulum, yang berada di bawah naungan Yayasan Al Ashrof, Dusun Sukopuro, Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Banyuwangi.

Sedekah itu diserahkan langsung kepada Gus Miftahul, pengasuh rintisan pesantren tersebut. Dalam momen sederhana namun penuh makna, Buang menyampaikan kalimat yang membuat Gus Miftahul terharu.

“Gus, saya pingin bersedekah daunan jendela dan pintu. Meski bekas, tapi kayunya jati bagus. Doakan saya, Gus. Meski hanya berupa ini, siapa tahu Allah SWT berkenan mengurangi dosa-dosa dan kesalahan saya selama ini, dan saya bisa belajar berbuat baik sesuai aturan agama,” ungkap Buang dengan nada harap.

Permohonan itu langsung diamini oleh Gus Miftahul. Tak hanya itu, ia juga mendoakan agar Buang kelak diberi hidayah, diberi kesempatan menginjakkan kaki di Tanah Suci, mampu meninggalkan kebiasaan mabuk-mabukan, serta istiqamah menjalankan ibadah sebagai seorang Muslim.

Proses serah terima sedekah tersebut turut disaksikan oleh sahabat dekat Buang, Suseno, warga Perumahan Sobo Permai, yang akrab disapa Mbah Seno—seorang mantan peminum yang kini telah berhasil meninggalkan kebiasaan tersebut.

Seluruh daunan jendela dan pintu itu langsung dibawa ke Kantor Yayasan Al Ashrof. Perjalanan menuju lokasi sempat diwarnai insiden ban pecah serta hujan lebat disertai petir, namun hal tersebut tidak menyurutkan niat baik yang telah diniatkan.

Di akhir kegiatan, Gus Miftahul menyampaikan rasa syukur dan terima kasih.

“Semoga sodaqoh Pak Buang diterima dan diridai oleh Allah SWT, serta membawa manfaat bagi Rintisan Ponpes Darut Tauhiid,” pungkasnya sambil menutup doa.

(GsM)

Id
Penulis Idham Holid
Id
Editor Idham Holid

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN