BNNK Banyuwangi Bongkar Jaringan Narkotika Lintas Madura–Surabaya–Bali, Lima Tersangka Ditangkap
BANYUWANGI – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi membongkar jaringan peredaran gelap narkotika yang diduga terhubung dengan jaringan di Madura, Surabaya, dan Bali. Dalam operasi yang dilakukan di dua lokasi di Kecamatan Kalipuro pada Senin (3/8/2026), petugas mengamankan lima orang tersangka beserta ratusan paket sabu dan sejumlah aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana narkotika.
Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif BNNK Banyuwangi terhadap dugaan aktivitas jaringan narkotika lintas wilayah. Kegiatan penggeledahan turut disaksikan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banyuwangi serta perwakilan PCNU Banyuwangi sebagai bentuk transparansi penegakan hukum sekaligus dukungan terhadap upaya mewujudkan Banyuwangi Bersih Narkoba (BERSINAR).




Penggeledahan dilakukan di Perum Argopuro Nomor C-32, Kelurahan Klatak, sekitar pukul 10.30 WIB, kemudian dilanjutkan di Perum Green Kalipuro, Desa Kalipuro, sekitar pukul 13.00 WIB. Dari kedua lokasi tersebut, petugas mengamankan lima tersangka berinisial NF, AK, MRH, AR, dan AP yang diduga memiliki peran dalam jaringan peredaran gelap narkotika.
Dalam operasi tersebut, petugas menyita 175 paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan total berat bruto sekitar 166,15 gram. Selain itu, turut diamankan beberapa unit telepon genggam, dua unit timbangan digital, plastik klip berbagai ukuran, alat hisap (bong), perlengkapan pengemasan sabu, satu unit mobil Daihatsu Ayla, satu unit mobil Toyota Camry, satu unit sepeda motor Honda Beat, serta sejumlah barang elektronik dan aset lain yang diduga berasal dari hasil penjualan narkotika.




Seluruh barang bukti telah disita untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan perkara. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, para tersangka diduga merupakan bagian dari jaringan besar yang beroperasi lintas daerah dan memiliki keterkaitan dengan jaringan di Madura, Surabaya, dan Bali. BNNK Banyuwangi masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap aktor lain dalam jaringan, termasuk menelusuri aset yang diduga berasal dari tindak pidana narkotika.
Kepala BNNK Banyuwangi menegaskan bahwa kejahatan narkotika merupakan extraordinary crime atau kejahatan luar biasa yang telah berkembang menjadi kejahatan terorganisasi dan bersifat multi-level. Karena itu, penanganannya membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh agama, hingga masyarakat.




BNNK Banyuwangi bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, TNI, Polri, Kesbangpol, PCNU, serta seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika demi mewujudkan Banyuwangi Bersih Narkoba.
"Tidak ada ruang bagi pelaku peredaran gelap narkotika di Bumi Blambangan. BNNK Banyuwangi akan terus bertindak tegas terhadap setiap jaringan narkotika hingga ke akar-akarnya, termasuk menelusuri dan menyita aset yang berasal dari hasil kejahatan narkotika sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," tegas Kepala BNNK Banyuwangi.




Sebelumnya, keberhasilan pengungkapan jaringan ini juga mendapat perhatian publik setelah seorang petugas keamanan (satpam) di SMAN 1 Rogojampi membantu mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum sesuai prosedur yang berlaku. Pengungkapan jaringan oleh BNNK Banyuwangi ini menjadi bagian dari upaya yang lebih luas dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke jaringan pemasok lintas provinsi.
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Medicaid Expansion Improves Hypertension and Diabetes Control
Kombes Pol Rama Samtama Putra Pamit, Aktivis dan Masyarakat Banyuwangi Merasa Kehilangan