Bersatu Pulihkan Sumatra, Taruna Akpol Dikerahkan ke Aceh Tamiang, Hadirkan Aksi Nyata Pascabencana
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Pembukaan Latsitardus 2026 dilaksanakan di Yonif Raider Khusus 111/Karma Bhakti, diterima langsung Kapolda Aceh Irjen Pol. Dr. Marzuki Ali Basyah, S.I.K., M.Si., bersama unsur Forkopimda, serta dibuka langsung oleh Bupati Aceh Tamiang selaku Inspektur Upacara.
Kegiatan strategis ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan RI dan diikuti secara terpadu oleh Taruna Akpol, Taruna TNI AD, TNI AL, dan TNI AU, sebagai bentuk integrasi, soliditas, dan sinergitas lintas matra pertahanan dan keamanan negara dalam melayani masyarakat.
Para taruna langsung diterjunkan ke wilayah terdampak bencana untuk melaksanakan misi kemanusiaan, pemulihan infrastruktur, serta penguatan ketahanan sosial masyarakat di empat kecamatan sasaran, yakni Karang Baru, Rantau, Kuala Simpang, dan Sekerak.




Kapolda Aceh Irjen Pol. Dr. Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa kehadiran taruna bukan sekadar latihan, tetapi menjadi media pembentukan karakter pengabdian sejak dini.
“Latsitardus ini bukan hanya membangun keterampilan teknis, tetapi membentuk empati, kepekaan sosial, dan jiwa pengabdian. Taruna harus hadir sebagai solusi, bekerja tulus, disiplin, serta menjaga marwah Polri di tengah masyarakat. Inilah wujud nyata Polri Presisi yang humanis dan berorientasi pada pelayanan,” tegas Kapolda Aceh.
Kapolda juga menekankan pentingnya menghormati nilai-nilai kearifan lokal dan penerapan Qanun di Aceh, agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan harmonis, beretika, dan menjunjung tinggi norma adat serta budaya setempat.
Dalam misi kemanusiaan ini, 169 Taruna Akpol dibagi ke dalam empat sub-satgas dan melaksanakan program fisik dan nonfisik secara terpadu.




Sasaran Fisik 1. Normalisasi jalan, meliputi pembersihan material banjir dan longsor serta perbaikan badan jalan yang amblas. 2. Peningkatan akses desa, melalui perbaikan jalan lingkungan dan jembatan antar-kampung. 3. Pembersihan permukiman warga, dari sisa material kayu dan lumpur dengan dukungan alat berat. 4. Bantuan rekonstruksi, rumah warga, sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum yang rusak.
Sasaran Nonfisik 1. Trauma healing dan dukungan psikososial bagi korban bencana. 2. Pengelolaan dapur umum, disertai edukasi gizi bagi masyarakat. 3. Pelayanan kesehatan dan penyuluhan sanitasi, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi air bersih sederhana, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 4. Edukasi bagi anak-anak, guna menjaga semangat belajar dan pemulihan psikologis pascabencana.
Seluruh rangkaian kegiatan ini diarahkan untuk mempercepat pemulihan sosial, ekonomi, dan infrastruktur, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap peran Polri sebagai institusi yang adaptif, responsif, dan humanis.
Kehadiran Polri melalui pengerahan Taruna Akpol dalam Latsitardus 2026 menjadi manifestasi semangat Polri dalam pengabdian bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir memulihkan, melayani, dan menguatkan harapan masyarakat di tengah bencana.




(REDAKSI)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati