Keterangan Foto 2: Babinsa bersama tim gabungan TNI-Polri, petugas Damkar, dan unsur terkait mengikuti apel sebelum melaksanakan pengecekan serta penanganan titik karhutla di Desa Soginti, Kabupaten Pohuwato.
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Traktir
Pilih nominal traktir:
Nominal terpilih: -
Silakan transfer ke rekening berikut:
BCA 2640596034
a.n. Ari Bagus pranata
Terima Kasih!
Traktir Anda sebesar - telah tercatat sebagai dukungan untuk wartawan & redaksi Media Indonesia Times.
Silakan lakukan transfer ke rekening:
2640596034 (a.n. Ari Bagus pranata, BCA)
Semoga menjadi amal yang berkah!
Setelah menekan tombol Selesai, Anda dapat konfirmasi traktir via WhatsApp.
Terakhir: Konfirmasi via WhatsApp
Konfirmasi traktir Anda sebesar -
untuk berita ini kepada Admin via WhatsApp.
Bukti transfer Anda sudah terunggah & akan segera diperiksa Admin.
POHUWATO, GORONTALO – Babinsa Koramil 1313-01/Paguat bersama tim gabungan TNI-Polri, pemerintah , petugas pemadam kebakaran (Damkar), Polisi Kehutanan (Polhut), dan masyarakat melakukan pengecekan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Soginti, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Kamis (15/10/2026).
Anda belum membaca semua isi berita ini
Kegiatan tersebut dilakukan menyusul laporan masyarakat mengenai titik-titik kebakaran di kawasan pegunungan di belakang Desa Soginti. Tim gabungan bergerak ke lokasi untuk mengecek kondisi lapangan sekaligus melakukan upaya pemadaman terhadap bara api yang masih tersisa.
Sebelum menuju lokasi, seluruh personel mengikuti apel gabungan di Kantor Desa Soginti sekitar pukul 10.00 WITA. Apel dipimpin oleh Camat Paguat, Andri A. A. R. Pakilie, S.STP., M.Si.
Usai apel dan doa bersama, tim bergerak menuju kawasan kebakaran dengan berjalan kaki. Sekitar pukul 10.40 WITA, personel tiba di lokasi yang mencakup kawasan hutan pegunungan dan sebagian lahan perkebunan masyarakat.
Dalam pengecekan tersebut, tim menemukan sejumlah titik bara api yang masih membara pada tunggul-tunggul pohon. Penanganan dilakukan secara manual dengan membongkar tunggul menggunakan peralatan tradisional, kemudian menimbun bara api menggunakan tanah untuk mencegah api kembali menyala dan merambat ke area sekitarnya.
Namun, upaya penanganan menghadapi kendala berupa medan pegunungan yang terjal sehingga akses menuju sejumlah titik kebakaran cukup sulit dijangkau.
Kebakaran tersebut juga menjadi perhatian karena asap yang ditimbulkan dilaporkan mengganggu aktivitas masyarakat Desa Soginti, termasuk kegiatan belajar mengajar di MAN 1 Pohuwato.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dalam kegiatan lapangan, kebakaran diduga berawal dari aktivitas pembakaran lahan perkebunan yang tidak diawasi hingga api merambat ke kawasan hutan pegunungan. Meski demikian, penyebab kebakaran tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Keterlibatan Babinsa dalam penanganan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan terhadap upaya penanggulangan bencana di wilayah binaan. Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, Damkar, Polhut, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat penanganan serta mencegah meluasnya kebakaran.
Masyarakat juga diimbau untuk berhati-hati dalam mengelola lahan perkebunan, menghindari pembakaran lahan secara tidak terkendali, serta memastikan api benar-benar padam setelah kegiatan pembakaran.
Rangkaian kegiatan pengecekan dan penanganan berakhir sekitar pukul 13.00 WITA setelah tim gabungan kembali ke Kantor Desa Soginti. Seluruh kegiatan dilaporkan berlangsung aman dan lancar.
Melalui keterlibatan langsung di lapangan, Babinsa Koramil 1313-01/Paguat bersama unsur terkait menegaskan pentingnya koordinasi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Pohuwato.
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.