Cuaca
Memuat cuaca...
iklan 1

Aksi Damai Warga Tebing Suluh Tuntut Hak Lahan, Desak Pemda Fasilitasi Mediasi dengan PT Wilmar

Aksi Damai Warga Tebing Suluh Tuntut Hak Lahan, Desak Pemda Fasilitasi Mediasi dengan PT Wilmar
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.

Media Indonesia Times | OKI, Sumatera Selatan –Ratusan masyarakat Desa Tebing Suluh, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menggelar aksi demonstrasi damai pada Senin (30/3/2026) di area PKS milik perusahaan perkebunan di wilayah Buluh Cawang Plantation.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk tuntutan warga agar pihak perusahaan mengembalikan hak atas lahan yang disebut-sebut telah dikuasai sejak puluhan tahun lalu.

Dalam orasinya, masyarakat menyampaikan bahwa sejak perusahaan mulai beroperasi sekitar tahun 1992, belum pernah ada koordinasi yang jelas dengan masyarakat pribumi yang mengklaim memiliki hak atas lahan tersebut.

“Kami hanya ingin hak kami dikembalikan. Sudah terlalu lama kami menunggu kejelasan,” ujar salah satu perwakilan warga di lokasi aksi.

Tim Media Indonesia Times yang melakukan peliputan langsung di lapangan mencatat, massa juga meminta pemerintah, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi, untuk turun tangan membantu menyelesaikan persoalan tersebut secara adil.

Selain itu, warga secara khusus mendesak agar difasilitasi pertemuan dengan pimpinan perusahaan, yakni pihak PT Wilmar yang beroperasi di Kecamatan Lempuing.

Menanggapi tuntutan tersebut, pihak aparat melalui perwakilan dari kepolisian menyampaikan akan meneruskan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah agar segera dilakukan mediasi antara warga dan perusahaan.

Sementara itu, Camat Lempuing menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi dialog antara kedua belah pihak guna mencari solusi terbaik.

“Kami siap menjembatani pertemuan antara masyarakat dan pihak perusahaan agar ada kesepakatan yang bisa diterima bersama,” ujarnya.

Aksi yang berlangsung pada 30 Maret 2026 tersebut berjalan dengan tertib dan kondusif. Aparat dari TNI dan Polri turut melakukan pengamanan serta memberikan imbauan kepada massa aksi agar tetap menjaga ketertiban.

Tidak ditemukan adanya kericuhan selama aksi berlangsung, dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan damai.

Di akhir aksi, sejumlah warga berharap pemerintah, mulai dari tingkat daerah hingga pusat, termasuk Presiden Republik Indonesia, dapat memberikan perhatian serius dan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut hingga tuntas.

(Rilis: M. Hasim | Redaksi)

Id
Penulis Idham Holid
Id
Editor Idham Holid

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN