Cuaca
Memuat cuaca...
iklan 1
Berita

SMA NEGERI 1 JANAPRIA TERIMA 360 SISWA BARU LEWAT 3 JALUR - 51 CALON SISWA AKAN TERELIMINASI, KUOTA HANYA MUAT 10 ROMBEL!

SMA NEGERI 1 JANAPRIA TERIMA 360 SISWA BARU LEWAT 3 JALUR - 51 CALON SISWA AKAN TERELIMINASI, KUOTA HANYA MUAT 10 ROMBEL!
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.

LOMBOK TENGAH, Media Indonesia Times – SMA Negeri 1 Janapria membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 secara daring melalui platform Google resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Kepala sekolah yang tidak disebutkan namanya menyampaikan keterangan resmi di ruang kerjanya pada Selasa (24/6/2026), bahwa sekolah akan menerima total 360 siswa terbagi dalam 10 rombongan belajar (rombel), dengan menerapkan tiga jalur seleksi yang jelas.

 

"Sistem Penerimaan Murid Baru tahun ini tetap berjalan secara daring untuk memudahkan akses masyarakat. Saat ini jumlah pendaftar sudah mencapai sekitar 400 orang, padahal kapasitas maksimal kita hanya 360 siswa atau 10 rombel. Karenanya, akan ada seleksi yang ketat dan beberapa calon siswa akan tereliminasi sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan," jelas kepala sekolah.

 

Salah satu kriteria utama yang menjadi dasar eliminasi adalah domisili atau jarak rumah dengan sekolah. Bahkan bagi calon siswa yang berasal dari Kecamatan Janapria sendiri, jika jarak rumahnya lebih jauh dan kuota untuk daerah tersebut sudah penuh, maka besar kemungkinan mereka tidak akan diterima.

 

"Kita memiliki tiga jalur penerimaan, yaitu jalur domisili, jalur prestasi, dan jalur afirmasi – masing-masing dengan kuota tersendiri. Untuk jalur domisili saja kita alokasikan 30% dari total kuota atau sekitar 188 siswa, namun hingga saat ini pendaftar melalui jalur ini sudah mencapai 239 orang. Artinya, sekitar 51 calon siswa atau hampir setara dengan dua kelas akan tereliminasi," jelasnya.

 

Kepala sekolah menambahkan bahwa permintaan untuk masuk SMA Negeri 1 Janapria terus meningkat setiap tahun. Tahun sebelumnya, sekolah hanya memiliki kuota 9 rombel dan juga harus melakukan eliminasi sebanyak satu kelas. Akibat meningkatnya minat masyarakat, sekolah kemudian mengajukan penambahan rombel ke pusat dan mendapatkan persetujuan untuk menambah menjadi 10 rombel.

 

"Secara ideal, berdasarkan jumlah siswa yang lulus tahun lalu dari 9 kelas, kita hanya perlu menerima 9 rombel baru. Namun karena ada izin penambahan dari pusat, kita berani membuka kuota 10 rombel. Meskipun demikian, kapasitas sarana dan prasarana kita hanya mampu menampung maksimal 10 rombel. Tidak seperti sekolah besar seperti SMA Negeri 1 Mataram yang bisa menerima hingga 40 rombel, karena mendapatkan izin khusus dari pusat," jelasnya.

 

Proses seleksi akan dilakukan secara transparan berdasarkan data yang tercatat di sistem SPMB resmi. Calon siswa dan orang tua diimbau untuk memantau informasi resmi dari sekolah agar tidak mendapatkan informasi yang salah atau menyesatkan. Dengan penerapan tiga jalur seleksi dan pembatasan kuota yang jelas, SMA Negeri 1 Janapria berkomitmen untuk menerima siswa baru yang berkualitas dan sesuai dengan kapasitas yang ada," Ungkapnya Zulkarnain,S.P.d.

 

Ruslan.

Ru
Penulis Ruslan

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN