Jatim Fortuner Club Tebar 1.250 Takjil, Spirit Bisnis dan Kepedulian Mengalir di Jalan Ahmad Yani Surabaya
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Kegiatan yang digelar di depan kawasan Toyota Ahmad Yani Surabaya tersebut menjadi puncak sekaligus penutup program sosial Ramadan yang dijalankan komunitas tersebut sepanjang bulan puasa tahun ini. Puluhan anggota komunitas turun langsung ke jalan membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
Pengendara motor, sopir angkutan, hingga masyarakat sekitar yang melintas tampak antusias menerima paket berbuka tersebut.
Ketua Jatim Fortuner Club, Yusuf Ismail Mattalitti menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota komunitas.




“Tahun ini kami menutup rangkaian kegiatan Ramadan dengan pembagian sekitar 1.250 paket takjil. Tahun lalu sekitar seribu paket, sehingga tahun ini ada peningkatan berkat dukungan para anggota,” ujar Yusuf di sela kegiatan.
Menurutnya, seluruh paket takjil yang dibagikan berasal dari donasi para anggota komunitas. Keterlibatan anggota dalam kegiatan sosial ini menjadi bukti bahwa komunitas otomotif juga memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar aksi sosial, kegiatan ini juga turut menggerakkan roda ekonomi lokal. Paket takjil yang dibagikan merupakan hasil pembelian dari pelaku usaha makanan dan minuman di sekitar Surabaya, sehingga secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM yang memanfaatkan momentum Ramadan.
“Ramadan selalu menjadi waktu yang tepat untuk berbagi. Selain membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan saat berbuka puasa, kegiatan ini juga mendukung pelaku usaha kuliner lokal yang menyiapkan paket takjil,” jelas Yusuf.




Sebelum kegiatan pembagian takjil ini digelar, Jatim Fortuner Club juga telah melaksanakan sejumlah kegiatan sosial lainnya selama Ramadan 2026. Salah satunya adalah acara buka puasa bersama yang dilaksanakan di Hotel Mirama Surabaya, yang juga diisi dengan kegiatan santunan kepada anak-anak yatim.
“Donasi untuk kegiatan tersebut juga berasal dari anggota komunitas. Jadi seluruh rangkaian kegiatan sosial ini benar-benar lahir dari kepedulian para member,” tambahnya.
Komunitas Jatim Fortuner Club sendiri telah berdiri sejak tahun 2016 dan terus mengalami perkembangan signifikan. Hingga tahun 2026, jumlah anggota komunitas tersebut tercatat mencapai 352 orang yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur.
Di bawah kepemimpinan Yusuf yang menjabat sejak tahun 2024 hingga 2027, komunitas ini tidak hanya aktif dalam kegiatan otomotif seperti touring dan gathering, tetapi juga konsisten menjalankan program sosial bagi masyarakat.




Bahkan dalam beberapa agenda touring ke berbagai daerah, para anggota juga menyisipkan kegiatan bakti sosial, termasuk penyaluran bantuan kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan di daerah tujuan.
“Kami ingin komunitas ini tidak hanya dikenal karena aktivitas otomotifnya, tetapi juga karena kepedulian sosialnya. Saat touring pun kami selalu berusaha menyisipkan kegiatan bakti sosial,” kata Yusuf.
Ia berharap semangat berbagi yang tumbuh di dalam komunitas tersebut dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Setelah rangkaian kegiatan Ramadan selesai, Jatim Fortuner Club juga berencana menggelar acara halal bihalal pasca-Idulfitri sebagai ajang mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus memperkuat jaringan komunitas yang semakin berkembang.




Di tengah dinamika kota yang terus bergerak, kegiatan sederhana seperti pembagian takjil di tepi jalan itu menjadi simbol bahwa kekuatan komunitas tidak hanya terletak pada solidaritas internal, tetapi juga pada kemampuannya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ramadan pun kembali mengajarkan satu hal sederhana namun mendalam: bahwa keberhasilan sebuah komunitas tidak hanya diukur dari besarnya jaringan yang dimiliki, tetapi juga dari seberapa besar kepedulian yang mampu dibagikan kepada sesama. (Bagas)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati