Cuaca
Memuat cuaca...
iklan 1
Berita

Harga Pertalite Eceran di Silat Hilir Tembus Rp20 Ribu per Liter, Warga Soroti Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Harga Pertalite Eceran di Silat Hilir Tembus Rp20 Ribu per Liter, Warga Soroti Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Kapuas hulu, MediaIndonesiaTimes.id 21 September 2026 — Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di tingkat pengecer di Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dilaporkan mencapai Rp20.000 per liter.

 

Informasi tersebut disampaikan warga yang berada di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Baru, Desa Perigi, dan Desa Pangeran. Tingginya harga eceran tersebut dikeluhkan karena dinilai semakin membebani masyarakat, khususnya warga yang bergantung pada BBM untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Menurut keterangan warga, salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah dugaan adanya praktik pembelian BBM subsidi dalam jumlah tertentu untuk kemudian dijual kembali kepada pengecer. Kondisi tersebut diduga turut memengaruhi harga Pertalite di tingkat konsumen.

 

Warga berharap distribusi BBM subsidi di wilayah Silat Hilir dapat diawasi secara lebih ketat sehingga penyalurannya benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Selain persoalan harga, warga juga menyoroti pelaksanaan imbauan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu terkait penertiban dan pengawasan distribusi BBM subsidi. Mereka mempertanyakan sejauh mana pengawasan dan penindakan di lapangan terhadap dugaan praktik penjualan kembali BBM subsidi dengan harga tinggi.

 

“Kalau memang ada aturan dan imbauan pemerintah, kami berharap benar-benar diterapkan di lapangan. Jangan sampai masyarakat kecil yang akhirnya dirugikan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

 

Masyarakat meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan instansi terkait melakukan pengecekan terhadap rantai distribusi BBM subsidi di wilayah tersebut, termasuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam proses pembelian maupun penyalurannya.

 

Warga juga berharap pengawasan dilakukan secara terbuka dan berkelanjutan agar harga BBM di tingkat pengecer tidak semakin membebani masyarakat.

Ad
Penulis Adi
Ti
Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN