Gubernur Khofifah Resmikan Fasilitas Belajar di SMAN 2 Taruna Bhayangkar di Banyuwangi
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Hadir dalam acara tersebut, Kapolda Jatim, Irjen Pol. Nanang Avianto, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, hingga Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se Banyuwangi.
Fasilitas tambahan yang diresmikan di Smadatara meliputi tempat ibadah Umat Hindu, Gereja, griya belajar, area gym, barbershop, serta berbagai sarana penunjang lain.
"Fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat proses pembelajaran secara holistik yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik tetapi juga spiritual, fisik dan ketrampilan hidup," kata Gubernur Khofifah




Khofifah mengatakan Smadatara memiliki peran strategis sebagai pusat pembentukan kepribadian dan pendidikan karakter.
“Smadatara adalah tempat menyiapkan penerus bangsa, generasi emas yang akan menjadi corong bangsa di masa depan,” ujarnya.
Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jawa Timur terhadap dunia pendidikan di Banyuwangi. Ia menilai tambahan sarana dan prasarana ini akan memperkuat komitmen sekolah dalam mencetak lulusan yang unggul dan berkarakter.
“Fasilitas baru ini menjadi bagian dari upaya untuk memberikan lingkungan belajar yang lebih baik, sehingga para taruna pelajar dapat berkembang secara optimal,” ungkapnya.




Ditambahkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan peresmian fasilitas di SMA 2 Nusantara tersebut merupakan bagian dari program Rehabilitasi dan Revitalisasi SMA SMK dan SLB Negeri/swasta se wilayah Banyuwangi dan Situbondo. Di Banyuwangi sendiriterdapat 11 SMA, 9 SMK dan 8 SLB yang di revitalisasi dan direhabilitasi.
“Totalnya ada 28 lembaga sekolah di Banyuwangi yang direhabilitasi dan direvitalisasi senilai Rp. 30 milyar," terangnya. (Red)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati