Gas Melon Rp23 Ribu di Muncar, Dugaan “Mafia LPG” Mulai Tercium
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Peristiwa ini terjadi saat sebuah mobil distributor melakukan pengiriman ke pangkalan milik B. Risma di Jalan Raya Blambangan, tepatnya di timur Toko Buku Galaxy. Ironisnya, tabung LPG yang baru saja diturunkan diduga langsung dijual kepada masyarakat dengan harga di atas ketentuan pemerintah.
Situasi ini memunculkan kecurigaan publik akan adanya praktik terselubung yang berpotensi mengarah pada permainan terstruktur, bahkan disebut-sebut sebagai bagian dari dugaan “mafia LPG” di tingkat bawah.
Apalagi, di saat masyarakat kesulitan mendapatkan LPG 3 kg, justru muncul harga yang melambung di tingkat pangkalan. Kondisi ini dinilai tidak logis jika hanya terjadi karena faktor biasa.




Menanggapi hal tersebut, Gus Miftahul Mubin menegaskan perlunya pengusutan serius dan menyeluruh.
“Kalau pola seperti ini terus terjadi, wajar kalau masyarakat menduga ada permainan. Ini tidak bisa dianggap sepele. Harus diusut, siapa yang bermain dan bagaimana mekanismenya,” tegasnya, Jumat (20/3/26).
Ia juga mengingatkan bahwa LPG subsidi adalah hak masyarakat kecil yang tidak boleh dipermainkan demi keuntungan segelintir pihak.
“Ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Kalau benar ada praktik mafia, maka harus dibongkar. Jangan sampai rakyat terus jadi korban,” ujarnya.




Desakan pun mengarah kepada Satgas Pangan, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi mendalam, termasuk audit distribusi dari tingkat distributor hingga pangkalan.
Publik kini menunggu keberanian aparat dalam mengungkap dugaan praktik yang berpotensi merugikan masyarakat luas tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pangkalan maupun distributor terkait dugaan tersebut.
(Redaksi MIT)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati