Bukan Cuma Ngaji! Santri Pondok Pesantren Salafiyah Safiah Asadiah Ibrahimi Unjuk Bakat di Lapangan, Sepak Bola Jadi Wadah Sehat dan Salurkan Talenta
BANYUWANGI – Anggapan bahwa kehidupan santri di pondok pesantren hanya berkutat pada mengaji, belajar kitab, dan pendidikan agama, kini terbantahkan. Di Pondok Pesantren Salafiyah Safiah Asadiah Ibrahimi, para santri usia SMP hingga SMA juga aktif mengembangkan bakat dan minat melalui kegiatan ekstrakurikuler olahraga.
Salah satunya sepak bola, futsal hingga mini soccer yang kini semakin digemari kalangan anak muda.
Aktivitas latihan tersebut menjadi bagian dari pembinaan santri, sekaligus menjadi ruang untuk menjaga kebugaran tubuh setelah setiap hari menjalani aktivitas belajar di lingkungan pondok.




Ketua Yayasan Pondok Pesantren Salafiyah Safiah Asadiah Ibrahimi, Gus Ahmad Shafaa Uzzad, turut mendampingi para santri saat menjalani latihan. Ia mengatakan, kegiatan olahraga menjadi salah satu ekstrakurikuler yang mendapat antusiasme tinggi dari para santri.
Menurutnya, latihan sepak bola maupun mini soccer bukan sekadar mengisi waktu luang. Kegiatan tersebut memiliki manfaat penting untuk menjaga kesehatan sekaligus memberikan ruang kepada para santri dalam menyalurkan hobi dan bakat mereka.




“Teman-teman setiap hari belajar. Karena itu harus ada kegiatan ekstrakurikuler supaya mereka juga berkeringat, sehat dan tetap bugar,” ujar Gus Uzzad.
Ia menambahkan, kegiatan olahraga juga menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki.




“Yang kedua, hobinya teman-teman juga bisa tersalurkan. Jangan sampai orang luar mengira bahwa di pondok itu hanya belajar kitab dan sebagainya. Ternyata di pondok pesantren juga ada berbagai kegiatan ekstrakurikuler,” jelasnya.
Semangat para santri terlihat ketika mengikuti latihan bersama di lapangan. Mereka tidak hanya berlatih teknik permainan, tetapi juga belajar membangun kekompakan, kedisiplinan, kerja sama tim serta menjunjung tinggi sportivitas.




Bagi pengelola Pondok Pesantren Salafiyah Safiah Asadiah Ibrahimi, olahraga menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Santri tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga didorong untuk memiliki tubuh yang sehat serta mampu mengembangkan bakat dan kreativitas di luar kegiatan belajar.
Santri mengaji, santri belajar, santri berolahraga dan santri berprestasi. Dari lingkungan pondok, bakat-bakat muda terus ditempa untuk menjadi generasi yang sehat, disiplin, sportif dan siap menghadapi masa depan.




⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati