Atap Rumah Nenek Asal Banyuwangi Ini Hampir Roboh, Tapi Bantuan Tak Kunjung Datang
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Dari hasil penelusuran di lokasi, rumah ini jelas tidak layak huni. Beberapa bagian atap terlihat sudah jebol, bahkan ada kayu yang menggantung dan berpotensi roboh kapan saja. Kondisi ini sangat berbahaya, apalagi rumah tersebut ditempati seorang lansia yang hidup sendiri dengan keterbatasan ekonomi.
Di dalam rumah, dinding terlihat lembab dan berjamur. Ventilasi minim, cahaya matahari sulit masuk, dan lantai selalu basah. Warga sekitar mengaku khawatir, terutama saat musim hujan. Mereka takut atap rumah itu ambruk dan mencelakai penghuninya.
“Kalau hujan deras, air masuk semua. Kami kasihan, tapi tidak tahu harus bagaimana,” kata salah satu warga.




Yang menjadi pertanyaan, rumah dengan kondisi seperti ini belum juga mendapat bantuan perbaikan. Padahal, pemerintah memiliki program bantuan rumah tidak layak huni yang seharusnya menyasar warga miskin dan lansia yang tinggal di rumah berbahaya.
Warga sekitar menduga rumah ini belum pernah benar-benar didata atau justru terlewat dalam penentuan penerima bantuan. Hingga kini, belum terlihat adanya upaya perbaikan atau pendampingan dari pihak terkait.
Selain itu untuk bantuan sosial, Nenek itu hanya menerima Bantuan pada tahun 2023 setelah itu ditahun berikutnya bantuan tersebut tidak diterima lagi.
Kasus ini menunjukkan masih adanya warga rentan yang luput dari perhatian. Di saat bantuan perumahan terus digulirkan, seorang lansia justru harus bertahan di rumah yang sewaktu-waktu bisa roboh.




Warga berharap pemerintah desa dan pemerintah daerah segera turun tangan. Mereka tidak ingin menunggu sampai terjadi musibah baru ada perhatian.
Disisi lain, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyuwangi, M. Yanuar Bramuda Dikonfirmasi melalui pesan whatsapp masih centang satu.( Red)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati