Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Cermat Dalam Menekan Tutan Link Tidak Dikenal, BRI Ingatkan Bahaya Phishing yang Mengincar Rekening Nasabah

Cermat Dalam Menekan Tutan Link Tidak Dikenal, BRI Ingatkan Bahaya Phishing yang Mengincar Rekening Nasabah

Banyuwangi - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan cermat terhadap peredaran tautan atau link dari sumber tidak dikenal. Era modern kental dengan transaksi digital, keadaan ini membuka celah untuk modus penipuan berbasis phishing.  

 

Modus ini sering kian marak dan berisiko mengincar data diri nasabah yang berujung membobol saldo mobile banking nasabah.

Branch Office Head BRI Banyuwangi Muh. Rosyid Hudaya menyampaikan bahwa dengan adanya kemudahan transaksi digital khususnya mobile banking, harus diikuti dengan sifat mawas diri yang tinggi dari masyarakat. 

 

Pengetahuan mengenai keamanan data pribadi menjadi landasan utama dalam mencegah penipuan berbasis phising.

“Pencurian data melalui link phishing sering kali muncul berkamuflase sebagai pesan resmi dari pihak perbankan, undangan pernikahan digital, hingga pemberitahuan pengiriman paket. Masyarakat diimbau untuk tidak pernah menekan tautan mencurigakan yang dikirimkan oleh nomor tidak dikenal melalui pesan singkat maupun aplikasi perpesanan,” ujar Rosyid.

 

Modus penipuan phishing umumnya membawa nasabah ke situs website tiruan yang dibuat seolah-olahmirip dengan tampilan resmi perbankan. Dalam situs tiruan tersebut, pelaku mengelabui korban dengan cara mengisi data sensitif seperti nomor kartu, username, password, PIN, hingga kode OTP (One Time Password). 

 

Ketika data tersebut diserahkan, pelaku akan memiliki akses penuh untuk mengakses mobile banking korban dan berujung pada pembobolan saldo.

Pengetahuan mengenai perlindungan data pribadi dan kerahasiaan informasi perbankan menjadi hal dasar. Pihak BRI menegaskan bahwa petugas atau pegawa tidak pernah meminta data rahasia nasabah, terutama data kode OTP dan PIN, melalui saluran komunikasi pribadi atau tautan apa pun.

“BRI mengajak seluruh nasabah untuk mawas diri dan tidak mudah tergoda oleh pesan yang meminta konfirmasi data pribadi maupun rahasia secara mendesak. Mengamankan data pribadi dan data rahasia adalah langkah awal dalam menjaga keamanan transaksi perbankan kita,” ujar Rosyid.

Apabila nasabah tiba-tiba mendapatkan pesan berisi tautan tidak dikenal atau mencurigakan, masyarakat diminta untuk langsung menghiraukan dan menghapus pesan tersebut tanpa membukanya. 

 

Jangan pernah memberikan kode rahasia seperti OTP, PIN, atau data pribadi apa pun kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan petugas BRI.

Jika telanjur menekan tautan atau mengindikasikan adanya kebocoran data perbankan, nasabah disarankan untuk segera melakukan blokir akun mobile banking dan kartu ATM, serta melaporkannya melalui kanal resmi.

 

Untuk memperoleh informasi resmi dan verifikasi layanan BRI, masyarakat dapat mengakses kanal komunikasi resmi melalui situs bri.co.id, Instagram @bankbri_id, X @BANKBRI_ID, @kontakBRI, dan @promo_BRI, TikTok @bankbri_id, Facebook dan YouTube BANK BRI, serta Contact BRI 1500017. Nasabah juga dapat menghubungi Asisten Virtual BRI Sabrina melalui WhatsApp di 0812-1214-017.( Ins81/Tim)

Id
Penulis Idham holid
Ti
Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN