Pedagang Keluhkan Hasil Pembangunan Pasar Karangkobar Pascakebakaran, Minta Dilakukan Evaluasi
Banjarnegara – Sejumlah pedagang di Los Pasar Karangkobar menyampaikan keluhan terhadap hasil pembangunan pasar yang kembali beroperasi pada awal 2026 setelah sempat terbakar pada Mei 2024.
Pasar Karangkobar sebelumnya diresmikan oleh Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, pada 13 November 2025 sebagai tanda beroperasinya kembali pusat perdagangan masyarakat di wilayah atas Banjarnegara.
Salah seorang pedagang los, Tunggul, yang berjualan daging bakso, mengaku bersyukur karena pasar telah dibangun kembali sehingga para pedagang dapat melanjutkan aktivitas usahanya. Namun, menurutnya masih terdapat sejumlah pekerjaan yang dinilai belum memenuhi harapan para pedagang.
"Kami bersyukur pasar sudah dibangun kembali sehingga pedagang bisa berjualan. Tetapi kami juga menyayangkan kualitas hasil pembangunannya. Menurut yang kami lihat, masih ada persoalan sanitasi, instalasi listrik, dan beberapa bagian bangunan yang dinilai kurang layak. Semestinya pembangunan benar-benar diawasi dengan baik," ujar Tunggul kepada wartawan, Sabtu (11/7/2026).




Menurut Tunggul, pembangunan pasar yang disebut menelan anggaran sekitar Rp6,2 miliar itu masih menyisakan sejumlah kekurangan. Ia juga menduga sebagian tembok bangunan lama tidak dibongkar secara menyeluruh, melainkan hanya diperbaiki melalui pelapisan plester dan acian sebelum dicat kembali.
Selain itu, ia mengeluhkan instalasi listrik yang disebut belum berfungsi optimal sehingga masih terdapat area los yang minim penerangan.
"Kalau memang anggarannya cukup besar, kami berharap kualitas bangunannya benar-benar baru dan lebih baik, termasuk instalasi listriknya, sehingga pasar bisa bertahan lama serta memberikan rasa aman bagi pedagang maupun pembeli," katanya.
Tunggul berharap instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap hasil pembangunan Pasar Karangkobar. Menurutnya, apabila masih ditemukan kekurangan, kontraktor pelaksana diharapkan segera melakukan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.




Sementara itu, Kepala Pasar Karangkobar saat ditemui mengaku tidak mengetahui secara rinci mengenai proses maupun alokasi anggaran pembangunan tersebut. Ia menyebut dirinya hanya melanjutkan tugas dari kepala pasar sebelumnya.
"Terkait hal tersebut saya tidak tahu, Mas. Saya hanya meneruskan tugas dari kepala pasar yang terdahulu," ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor pelaksana, CV Kusuma Sinergika, konsultan pengawas, PT Senihasta Graha Desain, maupun dinas terkait mengenai keluhan yang disampaikan para pedagang.
Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada seluruh pihak terkait sebagai bagian dari penerapan asas keberimbangan dalam pemberitaan.




⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Medicaid Expansion Improves Hypertension and Diabetes Control
Berbagi di Bulan Ramadhan, Satlantas Bangkalan dan Ojol Perkuat Sinergi Ciptakan Kamselticarlantas
Sambut Ramadhan 1447 H, Personel Koramil 0825/14 Kabat Gelar Karya Bhakti Bersihkan Makoramil