Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Gali PADes, Desa Pajangan Luncurkan Konsep Bernama Pajangan..! THE 5 STAR SISTER VILLAGE OF RINJANI LANDSCAPE ” Latih Pemuda Jadi Pelaku Usaha Wisata Digital

Gali PADes, Desa Pajangan Luncurkan Konsep Bernama Pajangan..! THE 5 STAR SISTER VILLAGE OF RINJANI LANDSCAPE ” Latih Pemuda Jadi Pelaku Usaha Wisata Digital

Lombok-Tengah, Media Indonesia Times, -- Mengandalkan potensi sumber daya manusia sebagai modal utama pembangunan, Desa Pajangan Kecamatan Kopang melangkah maju mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Melalui program bernama *PAJANGAN...! THE 5 SISTER VILLAGE OF RINJANI LANDSCAPE* desa ini membekali para pemuda dengan keterampilan pemasaran digital yang terhubung langsung dengan dunia usaha perhotelan dan pariwisata.

 

Kepala Desa Pajangan, Samiun, menjelaskan bahwa program ini sudah dicanangkan sejak dua bulan lalu dan kini memasuki tahap pelatihan gelombang kedua. Pada gelombang pertama, terbentuk Tim Digital Marketing yang beranggotakan 16 orang, dan telah menunjukkan hasil nyata: dalam waktu satu bulan, tim ini berhasil meraih omzet penjualan mencapai Rp19 juta.

 

“Dari setiap hasil penjualan tersebut, sebesar 3%- 5% disisihkan untuk Pendapatan Asli Desa (PADes) sesuai kesepakatan bersama. Ini menjadi bukti bahwa pengembangan SDM bisa sekaligus menggerakkan perekonomian warga dan desa,” ujar Samiun, Senin (15/6) pukul 12.35 Wita.

 

Pelatihan kali ini menggunakan aplikasi airbnb yang mengarahkan peserta pada sistem kerja berbasis bisnis. Desa Pajangan telah menjalin kerja sama dengan sejumlah hotel dan tempat wisata ternama di NTB, seperti kawasan Kute, Gili Terawangan, Senggigi, dan Tete Batu. Pembinaan juga didukung langsung oleh manajer hotel, Direktur MIF, serta Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Praya, sehingga materi yang diajarkan sesuai standar industri.

 

 

Dalam satu gelombang, pelatihan diikuti sekitar 30 orang. Peserta tidak hanya berasal dari Desa Pajangan, tetapi juga dari desa-desa tetangga seperti Kopang, Rembiga, bahkan ada yang datang dari Kabupaten Lombok Timur. Secara keseluruhan, program ini direncanakan berlangsung selama 32 kali pertemuan.

 

Dua pilar utama yang dikembangkan adalah sistem pemasaran wisata secara daring dan pengelolaan layanan wisata alam. Ke depannya, semua kegiatan akan terpusat dalam satu sistem terpadu di server desa, sehingga pendapatan dan kontribusi setiap peserta dapat terpantau secara otomatis dan transparan.

 

“Kami sadar pembangunan fisik bisa didukung dari berbagai sumber, baik Dana Desa, Karya Tunai, maupun bantuan pihak lain. Namun yang paling utama adalah membangun kualitas manusianya. Kalau SDM-nya mampu, peluang untuk maju dan sejahtera akan terbuka lebar,” tegas Samiun.

 

Dengan terobosan ini, Desa Pajangan bertekad berkembang menjadi desa wisata yang tidak hanya mengandalkan keindahan alamnya, tetapi juga dikelola dan dipasarkan secara profesional oleh putra-putri daerahnya sendiri.

 

 Reporter: Ruslan.

Ru
Penulis Ruslan

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN